1.500 Jiwa Mengungsi Akibat Kebakaran di Tolitoli

Kebakaran di Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Minggu (2/2/2020) malam, telah menghanguskan 385 rumah warga di 2 Rukun Warga (RW) dan 3 Rukun Tetangga (RT). [Ist/FB]
Bagikan Artikel Ini
  • 477
    Shares

Tolitoli, JurnalNews.id – Sekira 1.500 jiwa warga Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terpaksa harus mengungsi, akibat kebakaran hebat yang terjadi di wilayah itu, pada Minggu (2/2/2020) malam.

Lurah Sidoarjo, Alim Purnomo S.STP, menyebutkan, kebakaran yang terjadi sekira Pukul 22.30 Wita itu telah meluluhlantakkan 385 rumah warga, yang dihuni sekira 526 Kepala Keluarga (KK) atau lebih dari 1500 jiwa yang kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga

Memuat...

 

Api baru berhasil dipadamkan pada Senin (3/2/2020) sekira Pukul 03.00 Wita.

“Kebakaran itu menghanguskan 385 rumah warga di 2 Rukun Warga (RW) dan 3 Rukun Tetangga (RT),” kata Alim Purnomo, pada rapat mengatasi dampak kebakaran yang dipimpin Wakil Bupati Tolitoli Hi. Abdul Rahman Hi. Budding, di Kantor Bupati Tolitoli, Senin (3/2/2020) pagi.

Selain meluluhlantakkan ratusan rumah warga, kebakaran itu juga menimbulkan korban meninggal dunia, yakni Saleh Lamadang (50), warga Jalan Bubara, Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli telah menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari, untuk mengatasi dampak kebakaran tersebut.

Wakil Bupati Hi. Abdul Rahman Hi. Budding meminta semua pihak yang berkompeten dalam menangani bencana ini agar proaktif dalam membantu kesulitan-kesulitan yang dirasakan oleh warga yang terdampak.

“Segala bentuk bantuan baik berupa uang maupun bahan pangan dan sandang segera disalurkan, agar dapat meringankan beban warga masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” kata Wakil Bupati.

Dalam masa tanggap darurat bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli telah menyiapkan tenda-tenda untuk digunakan oleh warga terdampak yang jaraknya tidak berjauhan dengan lokasi kebakaran serta disiapkan pula dapur umum, mandi, cuci, kakus (MCK) mobile.

Sejumlah relawan yang tergabung dalam Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) dibantu oleh Anggota Satuan Polisi Pamong Praja yang selalu siap kapan saja untuk memberikan pelayanan.

Untuk mengatasi kebutuhan pangan warga selama masa tanggap darurat bencana, Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli bersama Badan Usaha Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Divre) III Tolitoli akan menyalurkan cadangan beras pemerintah (CBP) yang saat ini tersedia di gudang Bulog Tolitoli.

Sedangkan pangan penunjang lainnya akan disiapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tolitoli dalam bentuk mie instant, telur ayam serta air minum dalam kemasan. [***]

Editor; Sutrisno

loading...

Berita terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA