131 Jamaah Tabligh di Kabupaten Tolitoli Selesai Jalani Rapid Test, 106 Menunggu Hasil

  • Whatsapp
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tolitoli Arham A. Jacub, SH. [Ist]
Bagikan Artikel Ini
  • 191
    Shares

Tolitoli, JurnalNews.id – Salah satu gerakan Islam yakni Jamaah Tabligh saat ini sedang menjadi sorotan luas di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Sorotan tersebut setelah ada sejumlah Jamaah Tabligh (JT) dari sejumlah daerah terinfeksi virus corona (Covid-19) usai mengikuti Ijtima Ulama di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) beberapa waktu lalu.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tolitoli Arham A. Jacub, SH mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli Jamaah Tabligh Kabupaten Tolitoli yang mengikuti Ijtima Ulama di Kabupaten Gowa Provinsi Sulsel seluruhnya berjumlah 237 orang.

Baca Juga

“Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi untuk memutus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tolitoli,” jelas Aeham dalam keterangannya, Rabu (6/5/2020).

Menurut Arham, Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli melalui tenaga medis di 15 Puskesmas sejak awal April 2020 secara intens telah melakukan tracking (penelusuran) kepada seluruh JT yang ada dan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tolitoli, sekaligusmelakukan screaning awal untuk mendeteksi antibodi melalui Rapid Test.

“Sampai dengan hari ini tercatat sudah sebanyak 131 orang yang selesai Rapid Test dan terhadap yang 106 orang sisanya akan terus dilakukan Rapid Test. Dari 131 orang tersebut terkonfirmasi positif hasil rapid test sebanyak 9 orang sedangkan selebihnya 122 orang seluruhnya negatif,” kata Arham.

Lebih lanjut Arham menjelaskan, dari 9 orang JT yang sudah terkonfirmasi positif Rapid Test itu, 8 orang sedang menjalani karantina di fasilitas karantina yang disiapkan Pemkab Tolitoli.

“Satu orang menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD Mokopido Tolitoli karena hasil pemeriksaan sampel swabnya terkonfirmasi positif Corona,” tutup Arham. [***]

 

Penulis: Rahmadi Manggona/*

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News