20 November Hari Anak Sedunia, Ini Sejarah dan Bedanya dengan Hari Anak Internasional

Hari Anak Sedunia 2020. [Foto: Twitter @UNICEFIndonesia]
Bagikan Artikel Ini
  • 22
    Dibagikan

JurnalNews.id – Setiap tanggal 20 November diperingati sebagai Hari Anak Sedunia. Peringatan ini pertama kali ini diinisiasi oleh organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1954.

Lalu, apa bedanya dengan Hari Anak Internasional? Yang membedakan adalah pihak yang menginisiasi hari peringatan tersebut.

Baca Juga:

Hari Anak Sedunia pertama kali dicetuskan pada 14 Desember 1954 sebagai Hari Anak Universal. Peringatan ini bermula saat Majelis Umum PBB membentuk United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF).

UNICEF bertugas menyediakan bantuan darurat berupa makanan dan perawatan kesehatan bagi anak-anak korban Perang Dunia II. Adapun tujuan diperingatinya Hari Anak Sedunia adalah untuk mengkampanyekan kesadaran di antara sesama anak-anak di seluruh dunia dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak di seluruh dunia.

Kemudian Majelis Umum PBB mendeklarasikan Hak-hak anak pada 20 November 1959.

Pada tanggal yang sama tahun 1989, Majelis Umum PBB membuat deklarasi Konvensi Hak Anak. Sejak 1990, Hari Anak Sedunia juga menandai ulang tahun dari tanggal di mana Majelis Umum PBB mengadopsi baik deklarasi dan konvensi tentang hak-hak anak.

Sedangkan Peringatan Hari Anak Internasional, pertama kali dilakukan oleh seorang pendeta asal Massachussetts, Amerika Serikat, pada tahun 1857. Dalam merayakannya, Pendeta tersebut memberikan pelayanan khusus kepada anak-anak.

loading...

Berita Lainnya

Google News