214 Napi Koruptor Dapat Remisi, Begini Tanggapan KPK

  • Whatsapp
Ilustrasi.
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Sebanyak 214 narapidana korupsi mendapat remisi dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-76.

Menanggapi hal ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut potongan hukuman tersebut merupakan hak seorang napi.

Baca Juga

“Remisi merupakan hak seorang narapidana untuk mendapat pengurangan pidana. Namun, tentu dengan syarat-syarat yang telah ditentukan,” ungkap Plt Juru Bicara KPK ABidang Penindakan, Ali Fikri kepada wartawan, Minggu 22 Agustus 2021.

Selain itu, kata Ali, pemberian remisi kepada napi merupakan wewenang Ditjen Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM. KPK tidak dilibatkan atau dimintai pertimbangan dalam pemberian remisi untuk napi korupsi.

“Ranah KPK dalam menangani perkara korupsi adalah menyelidik, menyidik, dan menuntutnya sesuai fakta, analisis, dan pertimbangan hukumnya,” ujar Ali.

Menurut Ali, korupsi merupakan extraordinary crime yang memberi imbas buruk pada multi-aspek sekaligus dapat merugikan keuangan maupun perekonomian negara. Oleh sebab itu, KPK juga berfokus pada pemulihan aset hasil korupsi.

“Sehingga selain hukuman pidana pokok, KPK juga fokus pada optimalisasi asset recovery sebagai upaya pemulihan aset hasil tindak pidana korupsi yang dinikmati para koruptor,” tukasnya. ***

Berita Terkait

Google News