400 KK Kehilangan Rumah, Ini Bantuan yang Dibutuhkan Korban Kebakaran di Tolitoli

  • Whatsapp
Perumahan warga di Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli, luluhlantak akibat kebakaran yang terjadi Minggu (2/2/2020) malam. [FB/Syahrani Rani]
Bagikan Artikel Ini
  • 80.2K
    Shares

Tolitoli, JurnalNews.id – Kebakaran besar yang terjadi di Kota Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Minggu (2/2/2020) malam, membuat sekira 400 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

Akibat kebakaran yang meluluh lantakkan rumah sekira 385 rumah itu, saat ini para korban menempati tenda-tenda darurat.

Baca Juga

 

 

Keadaan darurat membuat warga membutuhkan batuan dan uluran tangan.

Dikutip dari Sultengterkini.com, selain bahan kebutuhan pokok dan pakaian, korban kebakaran di Kelurahan Sidoarjo, Kabupaten Tolitoli itu sangat membutuhkan WC darurat untuk mandi dan buang air besar (BAB).

Jasmin (22), salah satu korban kebakaran kepada jurnalis menuturkan, dirinya bersama ratusan korban lainnya meminta kepada pemerintah agar dibuatkan WC darurat untuk kebutuhan mandi dan BAB.

Pasalnya hampir seharian pasca kebakaran mereka belum mandi dan menahan BAB.

“Sekarang kami butuh tempat mandi dan tempat buang air pak,” katanya.

 

Selain itu kata dia, mereka juga sangat butuh bantuan makanan dan pakaian, karena akibat kebakaran hampir seluruh korban hanya bisa menyelamatkan pakaian di badan.

“Terutama kebutuhan anakku yang masih kecil, butuh pampers, susu, dan pakaian,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan korban kebakaran lainnya, Bahtiar (51).

Bahtiar berharap perhatian penuh dari pemerintah daerah untuk membantu para korban kebakaran, terutama menyalurkan bahan kebutuhan pokok selama dalam pengungsian.

Sebelumnya diberitakan, Kebakaran hebat terjadi di Kelurahan Sidoarjo, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah pada Ahad (2/2/2020) malam sekira pukul 22.30 Wita.

Selain menghanguskan sebanyak 385 rumah, satu orang juga dilaporkan tewas akibat kebakaran yang terjadi pada Minggu (2/2/2020) malam hingga Senin (3/2/2020) dini hari tersebut.

Saat ini, aparat Kepolisian setempat masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran itu. [***]

 

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News