90 Jenazah Korban Gempa Sulbar Berhasil Dievakuasi, Korban Tertimbun Longsor Belum Ditemukan

  • Whatsapp
Salah stu penampakan kerusakan bangunan akibat gempa M6,2 di Provinsi Sulbar, Jumat 15 Januari 2021. | Foto: Basarnas
Bagikan Artikel Ini
  • 58
    Dibagikan

JurnalNews – Sebanyak 90 jenazah yang menjadi korban gempa M6.2 di Provinsi Sulbar yang terjadi pada Jumat 15 Januari 2021 Pukul 02.28 Wita, telah berhasil dievakuasi.

SAR Mission Coordinator (SMC) Basarnas Sulawesi Barat, Saidar Rahmanjaya dalam keterangannya menyampaikan, jumlah korban yang berhasil dievakuasi tersebut berdasarkan data per Selasa 19 Januari 2021.

Lihat Juga

“Total menjadi 90 orang meninggal dunia,” ungkap Saidar dalam Konfrensi Pers Penanganan Bencana Pascagempa M6,2 Sulawesi Barat, pada Selasa sore.

Saidar mengungkapkan, Basarnas juga masih mengupayakan pencarian korban yang dipusatkan di 20 sektor dan 12 titik prioritas yang ada di empat kelurahan, yakni Kelurahan Binanga, Kelurahan Rimuku, Kelurahan Karema dan Kelurahan Simboro.

Sebanyak tujuh tim diturunkan untuk melakukan pencarian korban, dengan rincian lima tim dikerahkan di Kabupaten Mamuju dan dua tim lainnya berada di Kabupaten Majene.

Basarnas juga melaporkan adanya tiga korban yang diduga masih tertimbun longsor di daerah Malunda, Kabupaten Majene hingga pukul 16.00 waktu setempat ketiga korban masih belum ditemukan.

“Kami akan terus berupaya melakukan pencarian besok,” ujarnya.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB telah mendistribusikan bantuan kepada korban gempa Sulawesi Barat dengan rincian: 8 set tenda isolasi, 10 set tenda pengungsi, 2.004 paket makanan tambahan gizi, 2.004 paket makanan siap saji, 1.002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, 5 unit Light Tower, 200 unit Velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 pcs masker kain, 700 pak mie sagu dan 30 unit Genset 5 KVA.***

Berita Terkait

Google News