ADB Beri Pinjaman Rp900 Miliar untuk Bangun Pelabuhan di Sulteng

  • Whatsapp
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) meninjau kondisi Pelabuhan Pantoloan di Kota Palu, Sabtu (10/8/2019) siang. [Antara]
Bagikan Artikel Ini

Donggala, JurnalNews – Asian Development Bank (ADB) memberikan pinjaman kepada pemerintah Indonesia untuk membangun dan mengembangkan infrastruktur transportasi laut di tiga pelabuhan terdampak gempa dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dikutip dari Antaranews.com, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumardi, mengatakan pinjaman yang diberikan sebesar 70 juta dolar Amerika Serikat atau senilai Rp900 miliar.

Baca Juga

“Pinjaman paling banyak akan dikucurkan ke Pelabuhan Pantoloan di Palu karena di situ multi purpose. Ada peti kemasnya, bongkar muat dan penumpang karena kami akan kembangkan suatu dermaga yang panjangnya 100 meter dan pemulihan terhadap fungsi alat-alat di sana,” kata Menhub di sela-sela meninjau pelabuhan bongkar muat di Kelurahan Wani, Kabupaten Donggala, Sabtu (10/8/2019).

Sementara di dua pelabuhan di Donggala, ia lebih tekankan terhadap peremajaan pembangunan kembali kawasan tersebut agar para nelayan dapat nyaman melakukan aktivitas bongkar muat sayur mayur, buah-buahan dan hasil tangkapan laut.

“Bentuknya pinjaman kepada institusi. Jadi pinjamannya diberikan kepada PT. Pelindo (Pelabuhan Indonesia). Tapi bentunya soft loan,” ujarnya.

Ia menerangkan pembangunan infrastruktur transportasi laut, pengembangan dan peremajaan tiga pelabuhan menggunakan dana pinjamam itu akan dimulai tahun depan.

“Tahun ini masih tahap perencanaan. Masih didesain. Yang desain dari ADB sendiri. Pembangunannya akan dimulai tahun 2020 selama tiga tahun,” ucapnya.

Dalam kunjungannya ke Palu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga meninjau kondisi sejumlah infrastruktur transportasi di Kota Palu, diantaranya transportasi udara Bandara Mutiara Sis Al-Jufri, infrastruktur laut di Pelabuhan Pantoloan dan Terminal Tipe A Induk Mamboro.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan bahwa sarana dan prasarana transportasi di Palu berjalan dengan baik dalam upaya mendukung kebangkitan ekonomi Kota Palu pascabencana.

Selain itu, dalam kunjungannya Budi Karya Sumadi juga meresmikan pembangunan kembali Masjid Ar Rahmah di Desa Rarampadende, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi.

Pembangunan kembali masjid yang terdampak gempa bumi magnitudo 7,4 pada 28 September 2018 itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menhub Budi Karya Sumadi

Pembangunan kembali masjid Ar Rahman dan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) hasil penggalangan dana oleh Kemenhub dan gitaris band Slank Abdee Negara itu, bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada (UGM), dan donasi masyarakat. [***]

Editor; Sutrisno

Berita Terkait

Google News