AH Mendaftar Bacagub di Partai Golkar, Atta: Klaim HL Dinamika Politik

Sekretaris Partai Demokrat Sulteng Abdul Radjak BM Razak didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Kota Palu dan Direktur Eksekutif Moh Sayadi, menandatangani pendaftaran Anwar Hafid sebagai Bacagub di hadapan Pengurus Partai Gilkar Sulteng, Minggu (3/11/2019). [Ist]
Bagikan Artikel Ini
  • 224
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng Drs. H Anwar Hafid (AH) resmi mendaftar di DPD di Parai Golkar Sulteng sebagai bakal calon gubernur (Bacagub) Sulteng pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

Berkas administrasi pencalonan anggota DPR-RI ini, diantar langsung oleh Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulteng Abdul Radjak BM Razak, SH ke Sekretariat DPD Partai Golkar Sulteng di Jalan Moh Yamin, Kecamatan Palu Selatan, Minggu (3/11/2019).

Baca Juga

Turut hadir sejumlah petinggi partai Demokrat seperti Direktur Eksekutif Muhammad Sayadi, Wakil Sekretaris Andi Jumriani Hamka, Ketua Demokrat Kota Palu Ikbal Basir Khan, Sekretaris Demokrat Touna Riyan, serta sejumlah pengurus dan anggota fraksi baik dari Demokrat Kota Palu maupun Demokrat Kabupaten Sigi.

Berkas mantan Bupati Morowali dua periode ini diterima oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Amran Bakir Nai bersama sejumlah pengurus Partai Golkar Sulteng.

“Mohon maaf, pak Ketua Anwar Hafid tidak bisa hadir, dan mewakilkan kepada kami, karena seluruh anggota fraksi Demokrat DPR-RI saat ini tengah dikumpul,” kata Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulteng Abdul Radjak di hadapan pengurus DPD Partai Golkar Sulteng.

Loading…

Menurut Abdul Radjak, Anwar Hafid mendafar sebagai balon Gubernur, bukan Wakil Gubernur. Ketegasan ini diungkapkan Abdul Radjak guna menjawab pertanyaan fungsionaris Golkar Arifin Sunusi tentang kepastian posisi Anwar Hafid mendaftar di Golkar.

Ketika disinggung perihal pernyataan Hidayat Lamakarate (HL) yang mengklaim telah “mempersunting” Anwar Hafid sebagai balon Wakil Gubernur, politisi yang dikenal tegas namun santun ini, mengungkapkan bahwa hal tersebut merupakan sebuah dinamika dalam mencari titik akhir pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Sulteng.

“Itu sah-sah saja dalam mencari deal-deal politik. Saat ini kami sementara menjajaki semua pasangan. Baik itu Hidayat Lamakarate, Rusdy Mastura, Nurmawati Bantilan maupun Sigit Purnomo Said,” beber Atta Radjak sapaan akrab mantan anggota DPRD Kabupaten Buol ini.

Apalagi tambahnya, proses politik ini masih panjang. Sehingga masih banyak kemungkinan.

“Dalam politik, semuanya anything impossible, semua mungkin masih bisa terjadi, cair sampai dengan detik-detik terakhir, dan akan ketahuan gol politiknya seperti apa,” pungkas Atta Radjak. [***]

Penulis: Agus Manggona
Editor; Sutrisno

loading...

Berita Terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA