Anggota DPRD Poso “Ngamuk” Tak Diizinkan Hadiri RDP Kapolda di DPRD Sulteng

  • Whatsapp
Anggota DPRD Kabupaten Poso, Mamur Lapido karena sempat tidak izinkan masuk ikut RDP Kapolda Saulteng terkait kasus terbunuhnya Qidam, saat mengamuk di DPRD Sulteng, Kamis (2/7/2020). [SultengNews]
Bagikan Artikel Ini
  • 119
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Poso, Mamur Lapido geram dan sempat mengamuk, karena tidak diberikan izin masuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Sulawesi Tengah dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah.

RDP itu membahas mengenai operasi Tinombala dan pembunuhan Qidam di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Baca Juga

“Kami datang kesini untuk meminta hak kami, kasian aparat kasian masyarakat. Jadi kamu jangan main-main dengan persoalan ini. Sudah lama menunggu, tiba-tiba kita datang kesini tidak di kasih masuk, apa alasannya kalian ini,” tegas Anggota DPRD Kabupaten Poso, Mamur Lapido di depan pintu masuk ruang utama DPRD Sulteng, Kamis (02/07/2020).

Dia mengatakan, dirinya juga mendukung aparat kepolisian yang menjadi korban di Kabupaten Poso. Namun tiba-tiba bersama anggota DPRD Kabupaten Poso lainnya, tidak diberikan masuk untuk mengikuti RDP.

Advertisements
Advertisements

Dia mengungkapkan, kedatangannya ke DPRD Sulteng atas undangan resmi untuk mengikuti RDP bersama Anggota DPRD Sulteng dan Kapolda Sulteng.

“Kita di DPRD Sulteng ini, diundang resmi tapi tidak di kasih masuk,”ujarnya.

Advertisements

“Pak Bupati Poso ada, Pak Sekda, kami dari DPRD Kabupaten Poso datang secara resmi, ini bukan lembaga main-main DPRD Provinsi,” pungkasnyaseperti dilansir dari SultengNews.com jejaring JurnalNews.id. [***]

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News