Anwar Hafid Akan Wujudkan Sulteng Berjama’ah

Drs. H. Anwar Hafid,M.Si.
Bagikan Artikel Ini
  • 199
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Kontestasi pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Tengah (Sulteng) Tahun 2020, bakal menjadi ajang terhangat pesta demokrasi di daerah ini. Bagaimana tidak, hajatan politik ini belum di tabuh oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), namun aroma kental “pertarungan” dan jualan program serta visi misi mulai tersajikan.

Bakal calon (Balon) Gubernur Sulteng Drs Anwar Hafid, MSi yang juga anggota DPR-RI menegaskan jika rakyat Sulteng memberi mandat dan amanah, ia akan wujudkan Sulteng berjama’ah.

Baca Juga

“Kemakmuran dan ketenangan masyarakat bisa diwujudkan jika seluruh masyarakatnya dapat memakmurkan rumah-rumah ibadah dengan shalat atau ibadah berjama’ah,” kata Anwar Hafid pada acara silaturrahmi dan refleksi akhir tahun di Cafe Tanaris, Senin (30/12/2019) malam.

Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sulteng menyatakah bahwa dirinya memiliki pengalaman saat menakhodai Kabupaten Morowali selama dua periode.

“Dengan program Morowali berjama’ah ini, sehingga kabupaten Gemuruh sebutan suku Wana diangkat derajatnya serta dikucurkan berkah oleh Allah SWT hanya dengan shalat berjama’ah, ” tandasya.

Olehnya pinta Ketua Komda Alkhairaat Kabupaten Morowali, mari kita cintai Masjid, Gereja, Pure dan Wihara, sebab ini sumber kemakmuran masyarakat.

Ditegaskan Anwar Hafid, Provinsi Sulawesi Tengah akan maju, makmur dan berkembang dengan cara itu, tidak dengan pemikiran manusia. Tidak dengan kerja manusia, namun karena cucuran berkah dari Allah SWT.

Loading…

“Allah SWT telah janjikan dalam alqur’an, andaikan penduduk negeri itu beriman dan bertaqwa kata Allah, maka pasti akan kami limpahkan berkah baik dari langit maupun dari bumi. Ini janji Allah, bukan janji calon atau caleg,” tandas Anwar Hafid.

Jika ingin Sulteng mau maju dan berkembang kedepan, kuncinya hanya satu kata Anwar Hafid, ramaikan rumah-rumah ibadah, makmurkan masjid dengan shalat berjama’ah, karena sumber segala sumber datangnya dari Allah SWT.

Anwar juga menegaskan bahwa 2020 merupakan tahun politik. Dimana delapan Kabupaten/kota di Sulteng akan menggelar hajatan politik, sehingga mari kita jadikan pesta demokrasi sebagai wahana demokrasi, bukan ajang gontok-gontokan hanya karena perbedaan pilihan suku, agama, dan ras (SARA). Karena jabatan itu datangnya dari Allah bukan manusia.

Anwar Hafid juga mengingatkan agar masyarakar tidak tergoda oleh iming-iming uang dalam menentukan pilihannya, karena pemberi maupun penerimanya akan mendapatkan hukuman.

Memilih pemimpin harus melihat track recordnya, perjalanan karir yang bersih, akan membuat semua mata mempercayai. Tak perlu mahar politik ataupun suap menyuap, itu terlalu murah harganya. Kejujuran dan integritas. Itu yang menjadi modal bagi Anwar Hafid sebagai pemimpin yang betul-betul pemimpin.

“Jika terpilih karena uang, maka jangan pernah berharap dari sosok pemimpin tersebut,” pungkasnya. [***]

Penulis; Agus Manggona

loading...

Berita Terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA