Anwar Hafid: Kader Demokrat Harus Jadi Anggota Dewan Berkualitas

  • Whatsapp
Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng, Anwar Hafid membuka Konsolidasi dan Pembekalan Anggota DPRD Terpilih 2019-2024 Partai Demokrat se Sulteng, di Palu, Rabu (21/8/2019). [Trisno]
Bagikan Artikel Ini
  • 48
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Drs. H. Anwar Hafid, M.Si, mengatakan, kader Demokrat yang terpilih sebagai anggota legislatif, harus memahami tugas pokok dan fungsinya sebagai wakil rakyat.

Hal itu dikatakannya pada pembukaan Konsolidasi dan Pembekalan Anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota Terpilih 2019-2024 Partai Demokrat se Sulawesi Tengah, di Palu, Rabu (21/8/2019).

Baca Juga:

Pembekalan ini diikuti 37 anggota legislatif (Anleg) terpilih dari Partai Demokrat se Provinsi Sulteng. Kegiatan juga dihadiri kader Demokrat se Sulteng.

Para anggota dewan terpilih ini juga diberi pembekalan dan materi oleh pengurus DPD dan fungsionaris DPP Partai Demokrat yakni Wakil Ketua KPP Nurseto Budi Santoso dan Wakil Direktur Eksekutif (DE) Irawan Satrio Laksono.

Advertisements

Menurut Anwar, tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk membekali kader Demokrat agar paham dengan tupoksinya sebagai anggota dewan.

“Jika tidak paham dengan tugas dan fungsi sebagai anggota dewan, maka akan sia-sia segala upaya yang dilakukan hingga menguras tenaga dan menguras isi tas, sampai terpilih sebagai wakil rakyat” kata Anwar.

Anwar juga meminta agar pembekalan ini bukan hanya formalitas, karena banyak ilmu yang akan diberikan baik dari DPD maupun DPD.

Ia juga mengingatkan kadernya, yang sudah terpilih jangan lagi berpikir hanya sebagai kader Demokrat, tetapi harus berpikir sebagai wakil rakyat.

Advertisements

Jangan mentang-mentang sebagai anggota dewan lantas seenanknya memarahi eksekutif. Anggota dewan harus paham bahwa yang disebut Pemerintah Daerah adalah eksekutif dan legislatif.

“Jadi kalau jelek kepala daerah, maka akan jadi jelek juga anggota dewan” katanya.

“Anggota dewan harus memiliki kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual,” pesan mantan Bupati Morowali 2 periode ini.

Kata Anwar, anggota dewan dari Demokrat harus berkualitas, bicara harus cerdas, berpikir pun harus cerdas.

“Saya tidak ingin dengar nantinya ada anggota dewan dari Demokrat sampai berkelahi dengan bupati. Karena itu saya meminta agar kader demokrat menjadi anggota dewan yang berkualitas,” tegas Anwar.

Ia juga berpesan untuk pengurus DPC yang akan menggelar Pilkada Serentak agar mempersiapkan diri untuk mengambil peran, dengan mendorong ikut bertarung di Pilkada 2020. [***]

Advertisements

Penulis; Sutrisno

Iklan
loading...

Berita Lainnya

Google News