Anwar Hafid Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Hadapan Mahasiswa Kota Palu

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini
  • 55
    Dibagikan

JurnalNews – Anggota MPR/DPR RI Drs. H. Anwar Hafid, M.Si melaksanakan sosialisasi empat Pilar Kebangsaan di hadapan puluhan mahasiswa Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Selasa 9 Februari 2021.

Anggota Fraksi Partai Demokrat ini menyatakan, empat pilar kebangsaan tersebut adalah Pancasila, Undang undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika.

Lihat Juga

Menurut Anwar Hafid, empat pilar inilah yang membuat Indonesia, masih tetap ada hingga saat ini.

“Jika empat pilar ini tidak ada atau tidak lengkap, bisa jadi Indonesia tidak ada lagi seperti sekarang ini. Jadi begitu pentingnya untuk tetap menjaga dan mengamalkan empat itu demi keutuhan bangsa dan negara kita,” kata Anwar Hafid.

Anwar Hafid mencontohkan negara Rusia yang dulunya besar tapi kemudian terpecah-pecah. Bahkan masyarakatnya tak lagi saling kenal.

“Empat pilar yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika inilah yang menyokong berdiri tegaknya Indonesia,” kata Anwar Hafid.

Kata Anwar lagi, nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar itu sebenarnya ada dalam diri kita, di lingkungan kita hingga di tempat kerja kita.

“Ini bukan barang baru tapi harus selalu diingatkan agar kita tidak lupa,” ujarnya.

Dia juga menegaskan, Pancasila tidak ada sesuatupun yang bertentangan dengan agama sehingga tidak perlu lagi ada yang mempertentangkannya. Begitupula dengan UUD 1945 sebagai konstitusi negara Indonesia dan pemerintah bertugas mengatur dan mengurus negara dan rakyat.

Empat pilar kebangsaan ibarat sebuah kendaraan yang memiliki sistem 4 roda, yang harus seiring sejalan untuk mengantarkan seluruh penumpang pada tujuan yang telah ditetapkan.

” Sistem empat roda itu jangan sampai dikurangi atau ditambah, karena kalau ditambah akan menganggu dan mengancam keselamatannya,” jelas Anwar Hafid yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng.

Hal lain yang menjadi sorotan Anwar Hafid adalah menyangkut posisi Indonesia yakni memilik empat ciri khas. Dimana berdasarkan deklarasi Juanda, Indonesia adalah negara yang luas dengan 16 ribu pulau.

“Bahkan keistimewaan Indonesia selain luas, besar, kepulauan juga sangat majemuk. Nah, Bhieka Tunggal Ika-lah adalah wujud untuk membangun kemajemukan di negeri ini,” pungkasnya.

Anwar Hafid juga berpesan kepada mahasiswa untuk banyak-banyak menabung doa. Karena Insya Allah dengan doa-doa tersebut, akan di tunaikan oleh Allah SWT dimasa mendatang.

Dua akademisi Universitas Tadulako, Zubair Butudoka, ST.MT selaku moderator dan Rachmat Saleh, ST.MT yang menjadi narasumber, ikut mengapresiasi kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang digagas anggoto Komisi II DPR-RI ini.***

Berita Terkait

Google News