APH Diminta Awasi Penggunaan Anggaran KPU Tolitoli Rp33 Miliar

  • Whatsapp
Octhavianus Sondakh, SH.
Bagikan Artikel Ini
  • 124
    Shares

 

Tolitoli, JurnalNews.id – Jelang perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tolitoli yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tolitoli mendapat gelontoran anggaran sebesar Rp33 miliar lebih dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tolitoli.

Baca Juga

Ketua Umum Lembaga Pemberantasan Korupsi (LPK) Pusat Octhavianus Sondakh, SH meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengawasi setiap tahapan Pilkada yang menggunakan anggaran APBD.

“Anggarannya sangat fantastis, saya minta Aparat Penegak Hukum untuk mengawasi penggunaan anggaran di setiap tahapan yang dilakukan oleh KPU Tolitoli,” tegasnya, Kamis (25/6/2020).

Menurutnya, mengenai masalah penggunaan anggaran, KPU Tolitoli harus transparan, profesional, dan selektif.

“Terkait dengan anggaran pilkada dalam penyusunan anggaran itu ada baiknya bukan berdasarkan keinginan namun sesuai dengan kebutuhan agar anggaran pilkada tersebut bisa digunakan sesuai porsinya,” katanya.

Advertisements

Apalagi lanjut Octhavianus, kondisi keuangan daerah di masa pandemic virus corona sangat memprihatinkan, dengan adanya recofusing anggaran yang mencapai 35 persen dari total APBD Tolitoli yang telah di sahkan.

“Saat ini kondisi keuangan daerah sangat memprihatinkan dengan adanya pandemic virus corona, karena adanya recofusing anggaran,” ungkapnya.

Pihaknya berharap kepada KPU Tolitoli, dalam hal penggunaan anggaran yang untuk lebih profesional dan selektif.

“Kalau ada kegiatan kegiatan yang dianggap tidak rasional, tidak perlu dilaksnakan, karena akan terjadi pemborosan anggaran,” bebernya.

Informasi yang dihimpun, sampai saat ini KPU Tolitoli telah mencairkan anggaran melalui kas daerah sebesar Rp13,3 miliar. [***]

Penulis: Rahmadi Manggona

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News