Balita PDP di Tolitoli Dinyatakan Negatif Corona, Kondisinya Membaik

Bupati Tolitoli Hi. Moh. Saleh Bantilan didampingi Direktur RSUD Mokopido Tolitoli dr. H. Danial, MM, Ketua IDI Cabang Tolitoli dr Moh. Sofyan, Sp.B, FICS menggelar jumpa pers terkait kondisi terkini pasien PDP Covid-19 yang di rawat di RS Mokopido, Kamis (26/3/2020) sore. [Humas Pemkab Tolitoli]
Bagikan Artikel Ini
  • 590
    Shares

Tolitoli, JurnalNews.id – Bupati Tolitoli, Hi. Moh. Saleh Bantilan, SH, mengumumkan bahwa anak balita berumur 3 tahun yang berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) – 01 yang dirawat di RS Mokopido Tolitoli, dinyatakan Negatif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) atau Virus Corona.

Pengumuman Bupati itu dilakukan setelah mendapatkan laporan dari Tim Dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mokopido Tolitoli.

Baca Juga

 

Bupati Saleh Bantilan mengatakan, saat ini kondisi anak tersebut sudah mulai membaik setelah dilakukan perawatan secara intensif oleh tim medis selama berada di ruang isolasi.

Selama melakukan perawatan, tim medis mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan termasuk menggunakan alat pelindung diri (APD).

“Hasil penelitian specimen Pasien -01 yang dikirim ke Laboratorium Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Puslitbangkes) Kementerian Kesehatan, hasilnya negatif covid 19 dan anak tersebut sudah akan dikembalikan pada keluarganya,” ujar bupati, di hadapan sejumlah wartawan media cetak, elektronik dan online pada konfrensi pers di Dvilas, Desa Lalos Kecamatan Galang, Kamis (26/3/2020) sore.

Meskipun demikian kata bupati, seluruh masyarakat Tolitoli diharapkan untuk tetap waspada dengan tetap menjaga kesehatan.

Bupati didampingi Direktur RSUD Mokopido Tolitoli dr. H. Danial, MM, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tolitoli dr Moh. Sofyan, Sp.B, FICS dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Tolitoli Arham A. Jacub, SH.

Direktur RSUD Mokopido Tolitoli, dr. H. Danial, MM menjelaskan, suhu tubuh anak itu pada pemeriksaan terakhir berada pada 36,7 derajat celcius, saturasi oksygem 98 % dan yang dilaksanakan sekarang terapy nutrisi biasa dan terapi oral dengan kesimpulan bahwa kondisinya berangsur baik.

“Setelah dikembalikan ke keluarganya, anak tersebut akan terus dipantau atau dapat dikatakan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP),” ujar dr. Danial.

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Tolitoli dr Moh. Sofyan, Sp.B.,FICS meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak panik secara berlebihan yang justru bisa menyebabkan turunnya daya tahan tubuh.

“Tetap ikuti anjuran pemerintah, jaga jarak, hindari kontak dan sering-sering mencuci tangan,” kata dr. Moh. Sofyan.

Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, seorang anak laki-laki berumur 3 tahun ditetapkan sebagai Pasien – 01 dengan status PDP dan dirawat di ruang isolasi RSUD Mokopido sejak tanggal 19 Maret lalu. [***]

Editor: Sutrisno

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News