Bangun Tribun Rp600 Juta, Kejari Tolitoli Lidik Dana Desa Sibea

Pembangunan Tribun di Lapangan Desa Sibea yang dianggarkan melalui Dana Desa senilai Rp600 juta, sampai saat ini belum selesai dikerjakan. [R Manggona]
Bagikan Artikel Ini
  • 57
    Shares

Tolitoli, JurnalNews.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tolitoli saat ini tengah melakukan penyelidikan (Lidik) dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) Sibea, Kecamatan Lampasio, Tahun Anggaran 2018.

Kasi Pidsus Kejari Tolitoli, Rustam Efendi, SH, membenarkan bahwa saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa Sibea.

Baca Juga

Salah satunya adalah pembangunan Tribun di Lapangan Desa Sibea yang sampai saat ini belum selesai dikerjakan. Padahal, realisasi anggaran sudah dilaksanakan selama dua tahun, yakni sejak 2018 sampai 2019 dengan total anggaran Rp600 juta lebih.

“Masih sementara pemeriksaan saksi-saksi. Pemeriksaan ini dilakukan bedasarkan laporan masyarakat, terkait adanya beberapa kegiatan salah satunya adalah pembangunan Tribun, yang sampai saat ini belum selesai. Sementara sudah dianggarkan selama dua tahun,” kata Rustam kepada JurnalNews.id, di Tolitoli, Selasa (5/11/2019).

Selain pembangunan Tribun kata Rustam, masyarakat juga menyampaikan laporan lainnya yakni terkait penggunaan dana Bumdes yang disinyalir bermasalah.

Loading…

“Termasuk penggunaan dana Bumdes yang dilaporkan masyarakat yang diduga juga bermasalah. Karena adanya laporan masyarakat itulah penyidik mengundang sejumlah saksi untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sibea, Isran Arsite Jalali yang dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya sudah pernah dimintai keterangan oleh penyidik Kejari Tolitoli.

“Iya, saya sudah pernah diundang jaksa untuk memberikan keterangan,” ujar Isran yang dihubungi terpisah, Selasa (5/11/2019).

Terkait dengan pembangunan Tribun yang belum selesai dikerjakan Isran menjelaskan, pembangunan tersebut dilaksakan dua tahap, sesuai dengan anggarannya yakni tahun 2018 dan 2019.

Namun tambah Isran, anggaran untuk tahun 2019 ini belum cair sehingga pekerjaan tersebut juga belum selesai.

“Memang dianggarkan sejak 2018. Namun untuk tahun 2019 ini belum cair, sehingga pekerjaannya juga belum berlanjut,” bebernya. [***]

Penulis; R. Manggona
Editor; Sutrisno

loading...

Berita Terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA