Banjir Bandang Terjang Kulawi, Dua Tewas dan Puluhan Rumah Rusak

  • Whatsapp
Banjir Bandang menerjang Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Kamis (12/12/2019) sekira Pukul 18:30 Wita. Dua orang warga dilaporkan tewas dan puluhan rumah rusak. [Ist]
Bagikan Artikel Ini
  • 252
    Shares

Sigi, JurnalNews.id – Banjir Bandang menerjang Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (12/12/2019) petang, sekira Pukul 18:30 Wita. Akibat peristiwa itu, dua orang warga dilaporkan tewas dan puluhan rumah rusak akibat diterjang banjir.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sigi Ahmad Yani, yang dihubungi wartwan dari Palu membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan, banjir disebabkan derasnya hujan yang mengguyur wilayah itu sejak beberapa hari terakhir.

Baca Juga

“Benar telah terjadi banjir bandang yang mengakibatkan puluhan rumah terendam air bercampur lumpur dan dua orang meningal dunia,” jelasnya.

Dua korban meninggal dunia itu diketahui bernama ayah dan anak, yakni Yan Cristison Mambarehi (51) dan Rezky Bambarehi (8).

Saat terjadi banjir, kedua korban sedang tertidur lelap sehingga tidak empat menyelamatkan diri dan meninggal akibat tertimbun material lumpur yang terbawa banjir.

“Dua korban meninggal itu sudah dievakuasi,” tambahnya.

Kondisi saat ini di lokasi masih terjadi hujan dengan intensitas rendah, sementara warga yang selamat telah mengamankan diri ke sejumlah titik pengungsian yang telah dibuka pemerintah setempat.

Hingga berita ini dilansir, Pemerintah Kabupaten Sigi bersama OPD terkait diantaranya BPBD, PUPR, Dinas Sosial dalam perjalanan menuju lokasi yang berjarak sekira 70 kilometer Ibu Kota Kabupaten.

“Warga yang selamat sudah diarahkan ke posko pengungsian. Tim kami dari BPBD, PUPR, Dinas Sosial, dan pihak tekait sudah menuju lokasi juga malam ini,” pungkas Ahmad.

Lokasi terdampak Dusun 3 Pangana, terdapat kurang lebih 60 KK pengungsi, bertampat di sekitaran Desa Bolapapu antara lain rumah keluarga, Halaman SD BK dan Huntara yang terdapat di Dusun 1. [***]

Editor; Sutrisno

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News