Banjir di Medan Rendam 2.773 Rumah dan Dua Orang Meninggal Dunia

  • Whatsapp
Banjir setinggi atap terjadi di Medan Sumatera Utara, Jumat (4/12/2020) pagi. Banjir juga merendam 2.773 Rumah warga dan dua korban meninggal dunia. [Foto: Instagram BPBD Sumut]
Bagikan Artikel Ini
  • 49
    Dibagikan

Medan, JurnalNews.id – Sebanyak 2.773 rumah warga di Medan, Provinsi Sumatra Utara (Sumut), terendam banjir, Jumat (4/12/2020). Banjir yang dipicu Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (3/12/2020) malam hingga Jumat (4/12/2020) dini hari itu juga mengakibatkan 2 orang meninggal dunia.

Melansir CNNIndonesia, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Nurly mengatakan, banjir merendam tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Medan Maimun, Medan Johor, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Baru, Medan Petisah dan Medan Polonia.

Lihat Juga

“Dari tujuh kecamatan itu, sebanyak 2.773 rumah, 1983 KK (kepala keluarga) dan 5.965 jiwa terdampak banjir,” kata Nurly, Jumat (4/12/2020).

Dari informasi yang diterima pihaknya, dua orang yang sempat hilang terseret arus banjir ditemukan telah meninggal dunia. Selain itu empat orang lainnya belum ditemukan.

“Korban yang belum ditemukan karena terseret arus banjir yakni ada empat orang di mana tiga di antaranya dewasa dan satu lainnya masih balita. Tim masih melakukan pencarian,” terangnya.

Menurut Nurly, banjir disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur Kota Medan sejak tadi malam. Kondisi itu diperparah dengan meluapnya Sungai Sunggal, Sungai Deli, Sungai Babura dan Sungai Denai.

“Kota Medan diguyur hujan dari Kamis (3/12) pukul 21.00 WIB, dan ditambah debit air yang cukup besar dari hulu yang mengakibatkan kenaikan Tinggi Muka Air Daerah Aliran Sungai (TMA-DAS) di beberapa ruas sungai di Kota Medan,” jelasnya.

Hingga saat ini, tambahnya, air belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Saat ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Medan sudah melakukan evakuasi di beberapa tempat di Kota Medan.

“Tim gabungan melakukan evakuasi di Kecamatan Medan Johor, Medan Maimun, Medan Sunggal dan Medan Tuntungan. Sebanyak 181 jiwa sudah berhasil dievakuasi. Saat ini personel mulai bergerak untuk menyisir banjir di Kecamatan Medan Helvetia yang terimbas dari luapan sungai Sunggal,” paparnya. [***]

Berita Terkait

Google News