Bank Sulteng Wajib Miliki Modal Inti Rp3 Triliun

  • Whatsapp
PT Bank Sulteng melaksanakan RUPS-LB, di gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng, Kamis (23/7/2020). [Humas Pemprov]
Bagikan Artikel Ini
  • 66
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Sesuai peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2020, modal inti minimum bank telah dinaikkan menjadi Rp3 triliun dan juga mewajibkan semua bank untuk menyusun rencana strategis.

Tanpa terkecuali Bank Sulteng sebagai BUMD bidang perbankan, harus mesti memenuhi aturan OJK tersebut sebelum tenggat waktu 31 Desember 2024.

Baca Juga

Guna membahas langkah strategis tersebut, PT Bank Sulteng melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB), di gedung pogombo, Kantor Gubernur Sulteng, Kamis (23/7/2020)..

RUPS-LB dihadiri Gubernur Sulteng Drs. H. Longki Djanggola, M.Si selaku pemegang saham pengendali beserta bupati/walikota se Sulteng dan perwakilan Mega Corpora.

Advertisements
Advertisements

Direktur Utama (Dirut) PT Bank Sulteng Rahmat Haris dalam laporannya kepada para pemegang saham mengatakan, jajarannya telah menyiapkan rangkaian skenario yang akan direalisasi untuk memenuhi ketentuan POJK terbaru.

Walau dunia usaha sedang terpukul hebat akibat pandemi Covid-19, ia tetap optimis target penyertaan modal inti sebesar Rp3 triliun dapat dicapai dengan skenario yang telah dipersiapkan secara matang.

“Untuk target terdekat lanjutnya ialah mencapai dulu modal inti minimum Rp1 triliun per 31 Desember 2020,” tegasnya. [***]

Advertisements

Editor: Sutrisno/*

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News