Basarnas Evakuasi Korban Longsor Tambang Emas di Parigi Moutong

  • Whatsapp
Proses evakuasi terhadap korban tertimbun longsor di lokasi tambang emas Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, berlangsung sejak Rabu malam. | Foto: Basarnas Palu
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Sejumlah korban yang masih tertimbun longsor di lokasi tambang emas di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) masih dilakukan evakuasi.

Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Palu menyatakan, Tim SAR gabungan dari berbagai unsur terlibat dalam operasi pencarian korban tertimbun longsor di lokasi penambangan emas tersebut.

Baca Juga

“Di lokasi longsor sudah ada tim kami dari Pos SAR Parigi dan personel Kantor SAR Palu bersama unsur SAR lainnya yang terhimpun dalam tim gabungan termasuk TNI/Polri,” kata pejabat Humas Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Palu Fatmawati yang dihubungi di Palu, Kamis 25 Februari 2021.

Dia mengemukakan, sekitar 36 personel dari berbagai satuan ikut terlibat dalam operasi SAR tersebut delapan diantaranya merupakan personel Kantor SAR Palu, empat personel Pos SAR Parigi, lalu delapan personel Polsek Ampibabo, Babinsa Desa Buranga dua personel, Tagana Parigi Moutong lima personel termasuk sembilan orang potensi SAR dibantu masyarakat di sekitar lokasi tambang tersebut.

Personel Basarnas, dikerahkan ke lokasi tambang di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo pada Rabu 24 Februari 2021, Pukul 21.20 WITA setelah menerima laporan masyarakat.

Pada operasi SAR tersebut, Basarnas Palu membawa dua unit kendaraan angkut personel, peralatan ekstrikasi, peralatan medis, peralatan evakuasi, Alat Pelindung Diri (APD) COVID-19 serta alat pendukung lainnya.

“Operasi SAR dibantu dua unit alat berat jenis excavator, dan proses evakuasi berlangsung hingga pukul 04.00 WITA dinihari,” ujar Fatmawati.

Data sementara dihimpun Basarnas Palu, sebanyak 26 korban dalam peristiwa longsor yang terjadi di lokasi tambang tanpa izin di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, dilaporkan 15 korban selamat, tiga orang luka-luka, dan tiga dinyatakan meninggal dunia serta lima orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 24 Februari 2021 sekira Pukul 18.00 Wita di lokasi yang berjarak kurang lebih sekitar 52 kilometer dari Kota Parigi, ibu kota Kabupaten Parigi Moutong.

“Kami berharap korban tertimbun longsor bisa segera dievakuasi. Mudah-mudahan semua dalam keadaan baik dan laporan kami terima, Tim SAR terus berupaya melakukan kegiatan evakuasi,” demikian Fatmawati.***

Berita Terkait

Google News