Bawaslu RI Tetapkan Pengganti Ruslan Husen di Bawaslu Sulteng

Komisioner Bawaslu Sulteng Divisi SDM, Zatriawati. [Foto: Ist]
Bagikan Artikel Ini
  • 53
    Dibagikan

Palu, JurnalNews.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, akhirnya menetapkan satu dari tiga orang Calon Pengganti Antar Waktu (PAW) Bawaslu Sulteng untuk menggantikan Ruslan Husen yang telah diberhentikan secara tetap oleh Dewan Kehormatan Penyelanggaran Pemilu (DKPP).

Dari tiga calon PAW yang diundang yakni Dr. Abdul Gofur, S.Pd, M.Pd, Inong, SH.,MH dan Muh. Arman Yamin, P. S.P, MP dan telah dilakukan verifikasi berkas Calon PAW Anggota Bawaslu Sulteng, maka Bawaslu RI akhirnya memilih Inong sebagai pengganti Ruslan Husen.

Baca Juga:

Komisioner Bawaslu Sulteng Divisi SDM Zatriawati membenarkan informasi penetapan Inong sebagai komisioner Bawaslu Sulteng PAW Ruslan Husen.

“Iya, dia (Inong) menggantikan Ruslan dan akan dilantik pada Selasa (17 November 2020). Undangannya sudah dikirim ke Inong. Silahkan menghubungi dia, saya masih di Balut (Banggai Laut),” tulis Zatriawati via WhatsApp, Minggu (15/11/2020).

Saat dikonfirmasi, Inong membenarkan telah mendapat undangan pelantikan dari Bawaslu RI pada Selasa, 17 November 2020.

“Iya saya sudah dapat undangannya,” tulis Inong melalui WhatsApp sembari meneruskan undangan ke redaksi media ini.

Sebagaimana diketahui, DKPP telah memberhentikan secara tetap Ruslan Husen sebagai komisioner Bawaslu Sulteng karena dinilai telah melanggar etika terkait dengan aduan Herwin Yatim dengan nomor perkara 109-PKE-DKPP/X/2020. Ruslan dinilai tidak cermat dan profesinal dengan memberikan keterangan kepada media terkait Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dua kepala daerah di Sulteng yang salah satunya adalah Herwin Yatim.

Selain Ruslan Husen, DKPP juga memberhentikan secara tetap empat komisioner Bawaslu Banggai yakni Bece Abd Junaid (Anggota merangkap Ketua), Muh. Adamsyah Usman, Nurjana Ahmad dan Marwan Muid. Keempatnya dinilai telah melanggar etika karena tidak cermat dengan mengeluarkan rekomendasi surat nomor 502/K.ST-01/PM.05.01/V/2020 perihal penerusan pelanggaran administrasi pemilihan tertanggal 1 Mei 2020.

Surat rekomendasi dari Bawaslu Banggai itulah yang menjadi dasar KPU Banggai mengeluarkan surat TMS kepada pasangan Herwin Yatim dan Mustar Labolo.

Atas pemberhentian Ruslan Husen sebagai Anggota Bawaslu Sulteng, maka Bawaslu RI lalu mengundang tiga calon PAW dari perekrutan tahapan pertama Bawaslu Sulteng yang akhirnya menetapkan Inong, SH,MH sebagai komisioner Bawaslu Sulteng sisa periode hingga tahun 2023. [SultengNews]

loading...

Berita Lainnya

Google News