Bertahap Mulai Hari Ini, Begini Cara Pengguna Token Dapatkan Listrik Gratis

Ilustrasi Lisrik token. [Okezone]
Bagikan Artikel Ini
  • 368
    Shares

Jakarta, JurnalNews.id – PT PLN (Persero) melaksanakan kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membebaskan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA) dan memberikan diskon 50 persen bagi 7 Juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi. Keringanan biaya listrik ini akan berlaku selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020

“Kemarin, PLN langsung menyiapkan pelaksanaan teknis atas kebijakan Bapak Presiden. Pelanggan 450 VA dan 900 VA bersubsidi di PLN ada dua jenis, yakni yang memakai kWh meter pascabayar dan  prabayar atau menggunakan token. Untuk yang pascabayar, tidak ada masalah, karena pembebasan tagihan akan diterima pelanggan pada setiap periode pembayaran” ujar Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam keterangannya, Rabu (1/4/2020).

Baca Juga

 

Zulkifli menambahkan, untuk pelanggan prabayar akan diberikan token gratis sebesar pemakaian bulanan tertinggi dari pemakaian tiga bulan terakhir. “Saat ini ada  sekitar 24 juta data pelanggan 450 VA, ditambah 7 juta pelanggan 900 VA bersubsidi yang harus dimasukkan ke dalam sistem. Proses ini akan tuntas dalam sepekan ke depan, sehingga seluruh pelanggan yang digratiskan dan mendapatkan diskon sudah dapat terlayani seluruhnya. Mekanismenya kami buat yang paling mudah dan mungkin, sehingga tidak menyulitkan pelanggan,” tutur dia.

Sementara itu, pelanggan yang terlanjur membeli token, token gratis akan tetap diperhitungkan pada pembelian bulan berjalan.

Program pembebasan tagihan dan keringanan pembayaran tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyarakat yang paling terdampak pandemi.

“Harapan kami, ini bisa  meringankan ekonomi untuk masyarakat di tengah menghadapi pandemi virus Covid-19,” kata Zulkifli

Begini Cara Pengguna Token
Sementara itu, Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan, Ditjen Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM, Hendra Iswahyudi mengatakan, keringanan tersebut berlaku untuk pelanggan reguler/pasca bayar maupun pelanggan token/prabayar.

Hendra menjelaskan, pelanggan yang ingin mengecek dan memakai listrik gratis cukup dengan memakai cara yang sama seperti diskon saat terjadi blackout beberapa waktu silam. Pihaknya akan menyiapkan aplikasi dan masyarakat hanya memasukkan ID pengguna listrik, lalu akan mendapatkan kode voucher.

“Jadi sudah ada aplikasi konsumen, nanti tinggal masukin ID pelanggan, lalu akan dapat voucher, dan tinggal masukkan saja,” ujar Hendra dalam video conference, Rabu (1/4/2020).

Hendra menambahkan, selain menyiapkan aplikasi, pihaknya juga akan menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat yang berhak mendapatkan keringanan tarif listrik.

“Kami tetap menyiapkan sosialisasinya melalui aplikasi supaya pelanggan token tidak bingung lagi,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan (Gatrik) Kementerian ESDM, Rida Mulyana menjelaskan, dari profil dua golongan tersebut, terdapat 31.122.791 pelanggan yang akan mendapatkan diskon dan pembebasan tarif selama tiga bulan ke depan. Menurut data per Desember 2019, golongan 450 VA terdapat 23.832.071 pelanggan. Sementara itu, untuk golongan 900 VA terdapat 7.290.720 pelanggan.

Untuk rata-rata konsumsi di Indonesia, Rida menjelaskan, untuk pelanggan 450 VA kurang lebih 85,25 kWh per bulannya, sementara itu untuk golongan 900 VA kurang lebih 104,27 kWh per bulannya.

“Yang ini kemudian menjadi sasaran adalah rata2 tagihan per bulan golongan 450 untuk 2019, Rp35.630 per bulan. Sementara untuk 900 VA subsidi itu kurang lebih Rp59.364 per bulan,” ucap Rida. [***]

Sumber: iNews

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News