BNPB: 995 Rumah Warga di Kabupaten Donggala Terendam Banjir

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini
  • 1
    Share

Donggala, JurnalNews.id – Sekitar 995 rumah warga di Kecamatan Benawa Tengah, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, terendam banjir.

Kejadian ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi pada Kamis (15/10/2020). Genangan masih terjadi hingga kini.

Baca Juga:

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Donggala melaporkan hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit air Sungai Powelua meluap.

Banjir terjadi pada Kamis sekira pukul 17.30 waktu setempat. Rumah warga yang tergenang berada di lima desa di Kecamatan tersebut, yakni Desa Lumbudolo, Kola-Kola, Limboro, Mekar Baru dan Towale.

Advertisements

Selain menggenangi rumah warga, banjir mengakibatkan 1 unit jembatan penghubung antar desa Kola-Kola dan Lumbudolo mengalami kerusakan. Sedangkan genangan, tiinggi muka air teramati sekitar 50 hingga 150 cm.

Advertisements

Melansir laman BNPB, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Donggala segera melakukan kaji cepat. Tim juga melakukan evakuasi warga terdampak. Untuk mengoptimalkan penanganan darurat, BPBD setempat bekerja sama dengan dinas-dinas terkait.

Ditinjau dari analisis InaRISK, sebanyak 15 kecamatan di Kabupaten Donggala berada di wilayah dengan potensi banjir pada kategori sedang hingga tinggi. Dari sisi risiko, potensi penduduk terpapar pada 15 kecamatan tersebut sebanyak 89.513 jiwa.

Tak hanya banjir, sejumlah kecamatan berpotensi terhadap bahaya hidrometerologi, seperti tanah longsor.

BMKG mengeluarkan informasi prakiraan cuaca tiga harian salah satunya wilayah Sulawesi Tengah dengan potensi hujan lebat disertai kilat atau petir serta angin kencang dalam tiga hari ini. Warga dapat mengakses info BMKG atau situs www.bmkg.go.id untuk mengetahui prakiraan cuaca.

Advertisements

Melalui informasi tersebut, setiap pihak dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang. [***]

Iklan
loading...

Berita Lainnya

Google News