BNPB Kerahkan Tiga Helikopter untuk Penanganan Banjir Bandang NTT

  • Whatsapp
Banjir bandang menerjang Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur Provinsi NTT, Minggu 4 april 2021 dini hari. | Foto: Facebook Kajian Ust. Adi Hidayat
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Kepala Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo memberikan instruksi untuk pengerahan helikopter untuk percepatan penanganan banjir bandang di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengerahan helikopter dilakukan untuk memberikan bantuan logistik dan keperluan lainnya.

Baca Juga

“Kita sudah memerintahkan untuk mengirimkan helikopter untuk membantu upaya percepatan penanganan banjir di NTT,” kata Doni saat tiba di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, pada Senin 5 April 2021.

Doni menyebutkan, total ada tiga helikopter yang akan dikerahkan. Dua helikopter difungsikan untuk menjangkau distribusi logistik di beberapa desa yang terisolir pasca terputusnya akses diakibatkan longsor.

Kemudian, satu helikopter lainnya untuk mengakomodir para warga yang membutuhkan pertolongan darurat terutama kelompok rentan.

Selain itu, helikopter juga mengangkut para tenaga medis yang ditugaskan di posko penanganan darurat.

Sebelum tiba Larantuka, Flores Timur perjalanan Kepala BNPB dari Maumere menuju Larantuka harus di tempuh menggunakan jalur darat, akibat kendala cuaca buruk.

Selain itu, gelombang tinggi juga menunda perjalanan dari Larantuka menuju Adonara hari ini. Oleh karena itu, Doni Monardo dijadwalkan besok, Selasa 6 April 2021 besok, akan meninjau lokasi banjir bandang dan tanah longsor di Adonara, Kabupaten Flores Timur.

Sementara, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dr. Raditya Jati menyebutkan, BNPB juga tekah koordinasi dengan TNI-Polri, Kementerian PUPR, Bupati Flores Timur, BPBD Flores Timur, dan tim gabungan lainnya untuk segera mengirimkan alat berat guna proses evakuasi terhadap korban yang tertimbun lumpur. ***

Berita Terkait

Google News