BPBD Sulteng Salurkan Logistik untuk Tim Medis di RS Mokopido Tolitoli

  • Whatsapp
Penyerahan secara simbolis bantuan logistik dari BPBD Sulteng untuk tenaga medis di RS Mokopido Tolitoli, Jumat 10 september 2021. | Foto: Rahmadi Manggona
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyalurkan kebutuhan logistik untuk tim medis di Rumah Sakit (RS) Mokopido Tolitoli dalam menangani Covid -19.

Bantuan diserahkan langsung Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Sulteng, Andi A.Sembiring. S.STP, M.Si kepada Direktur RS Mokopido Tolitoli Dr. Hayyatunnufus, Sp.N, pada Jumat 10 September 2021.

Baca Juga

Bantuan yang diserahkan terdiri dari 30 unit tabung gas, 15 unit regulator, 30 unit konektor, kemudian CPAP Yuwell Opsitive Airway Pressure unit YHP 7300, 1 unit, kantong mayat 20 picis, sarung tangan lateks 300 picis, masker KF 94 1000 picis, masker medis 5000, dam masker medis anak 1000 pcs.

Direktur RS Mokopido Tolitoli usai menerima bantuan logistik kepada sejumaah media mengatakan, dengan adanya bantuan yang telah di serahkan oleh BPBD Provinsi Sulteng sangat berguna dan bermanfaat khususnya untuk tenaga kesehatan, karena bantuan ini merupakan kebutuhan sehari-hari yang setiap saat digunakan ketika ada pasien Covid – 19 yang dirawat.

“Tentunya bantuan ini sangat berguna dan bermanfaat, karena setiap hari tenaga kesehatan dan pasien membutuhkan, seperti Rapid Antigen, kalau di rumah sakit bantuan ini sama dengan sembakonya rumah sakit,” katanya.

Pihaknya sangat berterimakasih kepada BPBD Provinsi dan BPBD kabupaten yang sudah banyak memberikan bantuan, yang sangat di butuhkan oleh tenaga medis dan pasien.

“Sangat berterimakasih kepada BPBD baik itu provinsi dan BPBD Kabupaten yang sudah banyak membantu logistik untuk penanganan Covid-19,” pungkasnya.

Menurutnya, pihak rumah sakit saat ini masih kekurangan sejumlah alat, misalnya ventilator untuk baby dan anak, kemudian Oximetry, baby dengan anak, termometer, dan wa PCR namun menunggu kelengkepan pendukung dan surat ijin dari Dinkes Provinsi Sulteng, kalau untuk Oksigen masih cukup karena pasien sampai hari ini terisisa 16 pasien.

“Masih ada juga peralatan yang kurang, seperti yang saya sebutkan di atas,” ucapnya.

Dengan adanya PPKM lanjut Plt Direktur rumah sakit, sangat berpengaruh terhadap penurunan penyebaran Covid -19, jika dibandingkan sebelum dilaksanakan PPKM.

“Kami sangat berterimakasih kepada Pemda dengan adanya penerapan PPKM sangat berpengaruh terhadap penurunan pasien Covid kemudian dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya. ***

Berita Terkait

Google News