Buaya Terkam Dua Warga Konawe Utara Hingga Tewas

Ilustrasi. [Istockphoto]
Bagikan Artikel Ini
  • 77
    Shares

Konawe Utara, JurnalNews.id – Dua warga di Kabupaten Konawe Utara (Konut) dikabarkan tewas diterkam buaya. Peristiwa tersebut terjadi dalam waktu dua hari berturut-turut sejak Kamis (26/12).

Peristiwa pertama menimpa seorang ibu rumah tangga bernama Rugaya (48), warga Desa Bendewuta Kecamatan Oheo Kabupaten Konut. Ia diterkam buaya saat mandi di Sungai Sabandete Kecamatan Oheo Kabupaten Konut pada Kamis (26/12/2019).

Baca Juga

Memuat...

“Korban diterkam buaya dilihat langsung oleh anaknya yang berusia delapan tahun,” kata Humas Basarnas Kendari Wahyudi dalam pesan tertulisnya, Jumat (27/12/2019).

Usai diterkam buaya, kata dia, keluarga dan masyarakat setempat berusaha mencari jasad korban namun hasilnya nihil. Setelah itu, kata Wahyudi, tim SAR gabungan bergerak melakukan pencarian dengan menggunakan rubber boat.

Pencarian membuahkan hasil sekira pukul 18.00 WITA. Jasad korban ditemukan mengapung di pinggir sungai. Korban sempat memegang sebuah tali di lokasi dan diduga ia sempat melawan saat buaya memangsa kaki kanannya hingga putus.

“Kondisi korban ditemukan, kaki sebelah kanan putus hingga lutut, lengan sebelah kanan terdapat luka sobek bekas gigitan,” sebut Wahyudi.

Sehari setelah peristiwa menimpa Rugaya, Basarnas Kendari kembali menerima laporan adanya warga yang diterkam buaya di Desa Tapuusuli Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara.

Warga bernama Ema (40) dikabarkan diterkam buaya saat mencari kerang sungai di Sungai Lasolo. Terkaman buaya tersebut disaksikan langsung oleh ketiga anaknya yang ikut serta mencari kerang.
Lihat juga: Petugas Selidiki Kasus Sapi Mati Misterius di Tulungagung

Dalam pencarian usai menerima laporan, pada pukul 16.00 WITA, tim SAR gabungan menemukan potongan tubuh manusia diduga korban yang berjarak 1 kilometer dari titik pertama diseret.

“Ditemukan potongan bagian tubuh yang diduga korban, berupa isi dalam seperti hati dan otak informasinya,” kata Wahyudi.

Sebagian organ itu telah dibawa oleh keluarga ke rumah duka. Sementara itu tim SAR gabungan menghentikan pencarian karena terbatasnya alat keselamatan pada saat malam hari.

“Besok kami akan lanjutkan pencarian sekitar pukul 06.00 Wita,” kata Wahyudi. [***]

Sumber; CNNIndonesia

loading...

Berita terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA