Buka Jalan ke Lindu, Longki Pertaruhkan Jabatan

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini
Advertisements
Calon Gubernur Sulteng Longki Djanggola menggelar kampanye pertamanya di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Kamis (3/9/2015). [Foto; Mahbub/JurnalSulteng]

Sigi, Jurnalsulteng.com- Calon Gubernur Sulteng Longki Djanggola memilih Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi sebagai lokasi kampanye pertamanya, Kamis (3/9/2015). Dalam kampanyenya Longki mengatakan, pilihan terhadap Kulawi sebagai bentuk rasa hormatnya terhadap daerah yang menjunjung tinggi nilai adat dan istiadat.

“Ini adalah rumah saya, saya lahir dilingkungan adat dan istiadat, olehnya itu saya memilih kampanye awal di Kecamatan Kulawi, ” kata Longki Djanggola saat melakukan kampanye dialogis di Desa Bolapapu, Kulawi.

Baca Juga:

Longki mengatakan, kampanye perdananya di Kulawi tidak hanya mencari dukungan, namun sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat adat di wilayah di Kabupaten Sigi. Disini, Longki menyampaikan gagasannya terkait membangun Sulawesi Tengah khususnya Kabupaten Sigi saat menjadi gubernur Sulteng 4 tahun lebih.

“Kita sudah melihat bagaimana infrastukrut jalan di Sulawesi Tengah, semua jalur penghubung antar kabupaten dan provinsi sudah terbuka dan berjalan dengan baik, ” kata Longki.

Advertisements

Longki bertolak ke Kota Palu dengan didampingi ibu Zalzulmida Djanggola, Ketua tim pemenangan Longki-Sudarto, Anwar Ponulele dan sejumlah elit partai pengusung.

Ketua tim pemenangan Longki – Sudarto, Anwar Ponulele mengatakan, kunjungan Longki ke Kulawi sebagai sebuah ikhtiar untuk merajut silaturahmi dengan masyarakat.

Selama ini, Longki sudah memberikan perhatiannya atas wilayah pedalaman di Kabupaten Sigi. Salah satunya adalah membuka akses jalan menuju Kecamatan Lindu.

“Kalau mau ke Lindu dulu kita naik kuda, sekarang kita bisa naik motor, bahkan pak Longki sudah mencoba naik mobil kesana, ini adalah salahsatu upaya perhatian di wilayah terisolir. Ini akan kita teruskan dan teruskan,” kata Anwar yang disambut tempuk tangan dari ratusan penduduk Kulawi.

Advertisements

Sementara itu, tokoh masyarakat Kulawi Yore Pamei meminta Cagub Sulteng Longki Djanggola untuk segera membuka akses jalan antar kabupaten Sigi dan Kabupaten Mamuju Utara. Selain terkait jalan, Yore juga meminta Longki memperhatikan nasib para guru di daerah terpencil yang sudah lama mengabdi namun belum diangkat menjadi PNS.

“Ini perlu menjadi perhatian jika bapak kembali terpilih menjadi gubernur Sulteng periode kedua, saya sangat mendukung bapak jika hal ini dilakukan,” kata Yore saat diberikan kesempatan berdialog langsung dengan Longki Djanggola.

Menanggapi hal tersebut, Longki berjanji akan membuka akses jalan menuju Kabupaten Mamuju Utara jika hal itu tidak melanggar aturan. Di Kabupaten Sigi kata Longki, membuka akses jalan sangat sulit akibat adanya hutan lindung.

“Dan itu harus melalui izin dari kementerian pak. Saat gempa lalu di Lindu (2012), saya memerintahkan segera membuka jalan ke wilayah tersebut. Bapak dan ibu harus tahu, bahwa mengurus izin pembukaan jalan ke Lindu tersebut, saya mempertaruhkan jabatan saya,  karena itu melewati hutan lindung. Tapi alhamdulilah dengan kerja keras, akhirnya Kementerian kehutanan mengizinkan kami untuk membuka jalan kesana,” katanya.

Menurut Longki, masalah pengangkatan PNS di daerah terpencil memang menjadi kendala. Namun ia mengaku kedepan akan memperjuangkan nasib para guru di wilayah terpencil yang masih berstatus honorer.

“Semua format dan keputusannya ada di pemerintah pusat, itulah menjadi kendalanya. Tapi kedepan kita akan mencoba menggunakan sistem tenaga kontrak untuk menjamin hidup para guru terpencil, sambil menunggu pengangkatannya menjadi PNS,” ujarnya.

Setelah berkampanye ke Kecamatan Kulawi, Longki dan rombongan kemudian melanjutkan kampanye keduanya di Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo.[***]

Advertisements

Penulis; Mahbub
Editor; Sutrisno

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News