Cai Chang Pan, Terpidana Penyelundup 110 Kg Narkoba Ditemukan Tewas

  • Whatsapp
Jenazah Cai Changpan diautopsi di RS Polri. [Foto: Antara via CNNIndonesia]
Bagikan Artikel Ini
  • 25
    Shares

Jakarta, JurnalNews.id – Cai Changpan alias Cai Ji Fan, terpidana kasus narkoba asal China ditemukan tewas gantung diri di sekitar pabrik pembakaran ban di dalam Hutan Jasinga Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2020).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa dia ditemukan tewas pagi tadi sekitar pukul 10.30 WIB saat aparat kepolisian melakukan penggerebekan di lokasi.

Baca Juga:

“Kami temukan meninggal dunia gantung diri,” kata Yusri kepada wartawan, Sabtu (17/10/2020).

Dia menuturkan bahwa pabrik tersebut memang acap kali dijadikan oleh buronan itu sebagai tempat untuk bermalam. Namun demikian, Yusri mengatakan bahwa dia tidak menempati tempat tersebut setiap harinya.

Advertisements

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Yusri menuturkan bahwa terpidana itu sempat mengancam satpam di lokasi tersebut untuk tidak melaporkan dirinya.

“Dia (satpam) juga sempat diancam, enggak boleh lapor ke siapa-siapa,” ujar Yusri lagi.

Namun, setelah mendapat laporan, aparat kepolisian langsung bergerak ke lokasi pabrik yang dimaksud dan melakukan penggerebekan. Saat itulah, pihaknya menemukan Cai yang sudah tak bernyawa.

Cai Changpan merupakan terpidana kasus narkoba yang divonis mati terkait kasus penyelundupan sabu seberat 110 kg pada 2016. Ia sempat mendekam di Lapas Klas I Tangerang.

Namun, ia dinyatakan hilang setelah kabur dengan cara menggali tanah kamar tahanannya pada 14 September 2020 lalu.

Advertisements

Pada awal Oktober, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengungkapkan bahwa Cai juga sempat mengajak teman satu selnya untuk ikut melarikan diri. Namun, teman satu sel itu menolak tawuran Cai untuk kabur dari lapas.

Berdasarkan hasil gelar perkara awal, dua sipir diduga terindikasi membantu pelarian Cai. Keduanya, disebut membantu Cai membelikan pompa air untuk menggali lubang dan mendapat imbalan Rp100 ribu.

Sehingga, Ditjen PAS Kemenkumham menonaktifkan lima petugas dari jabatannya terkait kaburnya Cai. Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS, Rika Aprianti mengatakan untuk sementara waktu mereka ditempatkan di Kanwil Kemenkumham Banten.

Sementara itu, polisi juga langsung fokus mencari keberadaan Cai Chang Pan di wilayah Hutan Tenjo, Bogor, Jawa Barat. Sebab, usai kabur Cai sempat pergi ke kediamannya yang berada di wilayah Tenjo dan bertemu dengan istri serta anaknya.

Hingga pada Sabtu (17/10/2020), Yusri mengungkapkan Cai Chang Pan telah ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di sekitar pabrik pembakaran ban di dalam Hutan Jasinga Bogor. Pabrik itu disebut kerap dijadikan tempat bermalam buronan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Yusri menuturkan terpidana sempat mengancam satpam di lokasi tersebut untuk tidak melaporkan dirinya.

Namun, setelah mendapat laporan, aparat kepolisian langsung bergerak ke lokasi pabrik yang dimaksud dan melakukan penggerebekan. Saat itulah, pihaknya menemukan Cai yang sudah tak bernyawa.

Setelah itu, jenazah Cai dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi. Polisi juga masih mendalami dan mengumpulkan bukti-bukti sebelum perilisan secara resmi kepada publik. [***]

Advertisements

Sumber: CNNIndonesia

Iklan
loading...

Berita Lainnya

Google News