Catat! KPK Jamin Usut Tuntas Perkara Suap Azis Syamsuddin

  • Whatsapp
Usai Ditangkap, Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Ditetapkan Tersangka oleh KPK. | Foto: Istimewa
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan lembaga antikorupsi akan fokus dan mengusut tuntas dugaan perkara suap penanganan perkara di Lampung Tengah yang menjerat Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

Azis telah ditahan oleh penyidik KPK usai statusnya sebagai tersangka diumumkan kepada publik.

Baca Juga

“KPK tidak akan berhenti untuk melakukan upaya-upaya penyelidikan dan penyidikan. Pada prinsipnya, KPK harus menuntaskan tiap perkara dari tindak pidana korupsi,” kata Firli di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu 25 September 2021.

Firli menjelaskan penyidik tidak akan melupakan kasus yang menjerat Azis.

Selain itu, Azis juga diminta untuk bertanggungjawab atas tindakan suap di Lampung Tengah yang dilakukannya karena perkara tersebut telah naik ke tingkat penyelidikan.

Dalam hal ini, publik diminta bersabar karena penyidik masih terus mengusut untuk menemukan bukti baru.

Penyidik juga berjanji untuk tidak menganakemaskan Azis dalam proses penyelidikan.

“Jika nantinya kita menemukan bukti atau keterangan lebih lanjut maka akan kita tindaklanjuti,” jelas Firli.

Sebelumnya diberitakan, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengumumkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Azis Syamsuddin berstatus tersangka dalam perkara dugaan suap Stepanus Robin Pattuju.

“Saudara AZ Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2029 tersangka terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi pemberian hadiah atau janji dalam penanganan perkara yang ditangani KPK di Kabupaten Lampung Tengah,” terang Ketua KPK Firli Bahuri dalam siaran persnya, Sabtu 25 September 2021 dini hari.

Untuk diketahui, suap tersebut diduga untuk mengurus dugaan perkara korupsi Kabupaten Lampung Tengah yang ditelisik KPK.

KPK juga telah menahan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (AZ) setelah diumumkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait dengan penanganan perkara korupsi yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah.

“Setelah penyidik memeriksa para saksi kurang lebih ada 20 orang saksi dan dikuatkan dengan alat bukti maka tim penyidik melakukan penahanan kepada tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 24 September 2021 sampai dengan 13 Oktober 2021 di Rutan Polres Jakarta Selatan,” ucap Ketua KPK Firli Bahuri.

Sebagai langkah antisipasi penyebaran COVID-19, tersangka Azis akan menjalani isolasi mandiri terlebih dahulu selama 14 hari di rutan tersebut.

Saat ke luar dari Gedung KPK, Azis yang telah mengenakan rompi tahanan KPK memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media. Azis langsung masuk mobil tahanan KPK yang akan membawanya ke Rutan Polres Jakarta Selatan. ***

Berita Terkait

Google News