Covid-19 Diprediksi Jadi Endemik, Apa Bedanya dengan Pandemi?

  • Whatsapp
[Ilustrasi]
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Sejumlah pakar memprediksi Covid-19 besar kemungkinan akan menjadi endemik. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyebut, Covid-19 kemungkinan akan menjadi endemik.

Prediksi itu berdasarkan temuan dari penelitian yang melibatkan 100 ahli imunologi hingga para ahli virologi, 90 persen di antara mereka setuju Covid-19 akan menjadi endemik.

Baca Juga

“Saya pikir itu akan menjadi ‘budaya’ baru bagi dokter menanyakan apakah seseorang terinfeksi bakteri atau terkena virus? Jika seseorang terkena virus, apakah itu flu biasa, atau virus Corona?” ujar profesor dari La Jolla Institute for Immunology, Erica Ollman Saphire, dikutip dari CNBC, Senin 1 Maret 2021.

Lalu, apa bedanya Endemik dengan Pandemi?

Endemik adalah kehadiran suatu penyakit atau infeksi secara terus menerus yang biasa terjadi dalam suatu wilayah geografis. Ada juga hiperendemik ketika tingkat kejadian penyakit terus-menerus tinggi.

Endemik juga terkait dengan penyakit yang muncul pada negara atau wilayah tertentu yang spesifik dalam rentang waktu tertentu, biasanya bertahan hingga hitungan tahun.

Contoh Endemik di Indonesia meliputi demam berdarah dengue (DBD), malaria, hingga kusta.

Pandemi
Melansir detikhealth dari Medical Xpress, dalam istilah epidemiologi, Pandemi diartikan sebagai penyakit yang mewabah di sebagian besar dunia dalam waktu bersamaan. Sebelum Covid-19 merebak luas, ia dinyatakan sebagai epidemi.

Berita Terkait

Google News