Curah Hujan Tinggi, Oprit Jembatan Watubula-Maranata Ambrol

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini

Sigi, Jurnalsulawesi.com – Hujan deras yang melanda Kabupaten Sigi dan sekitarnya pada Senin (2/7/2018) hingga Selasa (3/7/2018) dini hari, menyebabkan banjir di wilayah Kecamatan Biromaru dan Kecamatan Dolo Barat. Bahkan Jembatan yang menghubungkan Watubula-Maranata mengalami kerusakan dan abrol di bagian opritnya.

Akibatnya, jembatan tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, karena ambrolnya oprit itu mengakibatkan jembatan berlubang yang dalamnya sekira 6 meter dan lebarnya sekira empat meter.

Baca Juga

Menurut Aparat Babinsa, Sertu Bernat, yang ditemui di TKP Selasa (3/7/2018) siang, jembatan tersebut ambrol sekira pukul 02.00 dinihari. Padahal, jembatan tersebut baru diresmikan sekira tiga bulan lalu.

Selain ambrol, jembatan juga mengalami retak di beberapa bagian, yang rawan putus.

Sekira Pukul 12.30 WITA, Dinas PU Kabupaten Sigi langsung mengirim 1 buah exavator, untuk menutupi bagian jembatan Watubula yang berlubang.

Selain menyebabkan jembatan ambrol kata Sertu Bernat, hujan juga menyebabkan banjir yang merendam tujuh rumah warga Desa Kalukubula Kecamatan Biromaru.

“Yang paling parah banjir di Dusun 4 Baita, Desa Pesaku, Kecamatan Dolo Barat. Sebanyak 22 rumah warga tergenang air hujan, dengan ketinggian air mencapai 30 CM,” terangnya.

Selain itu banjir juga terjadi di Desa Kabobona dan Desa Kota Rindau Kecamatan Dolo Induk. Banjir ini diakibatkan genangan air hujan karena meluapnya beberapa saluran irigasi persawahan dan drainase milik warga tidak mampu menampung debit air hujan yang cukup tinggi.

Sertu Bernat juga menghimbau warga untuk tetap waspada karena curah hujan yang cukup tinggi, bisa mengakibatkan banjir yang lebih besar. [***]

Penulis; Syaiful
Editor; Sutrisno

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News