CV Sarah Amarissa PTUN-kan Pokja-ULP Pengadaan Bibit Gaharu Tolitoli

Bagikan Artikel Ini

Tolitoli, Jurnalsulawesi.com – CV Sarah Amarissa melalui kuasa hukumnya Viktor Posawa SH, mengajukan gugatan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), terkiat dugaan pelanggaran proses lelang pengadaan bibit gaharu tahun anggaran 2018, senilai Rp1,6 miliar.

Dalam memori gugatan, CV Sarah Amarissa pada Kamis (26/7/2018), menggugat Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Tolitoli sebagi tergugat I, dan Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) pengadaan bibit Gaharu, sebagai tergugat II.
BACA JUGA: PPK BLH Tolitoli Abaikan SIUP

Baca Juga

Obyek gugatan yang diajukan ke PTUN, pertama penetapan tergugat satu dan tergugat dua, tentang Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) nomor: 503/19.1/01/0461/VI/2017, milik CV. Sarah Amarissa yang di terbitkan dan di keluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kota Palu pada tanggal 14 Juni 2017, yang dinyatakan secara resmi oleh tergugat satu dalam pengumuman lelang pengadaan bibit Gaharu pada 27 April 2018, tidak memenuhi syarat.

Obyek gugatan kedua, memerintahkan tergugat satu untuk mengumumkan dan menetapkan CV Sarah Amarissa sebagai pemenang pengadaan bibit gaharu sejumlah 65 ribu pohon dengan harga penawaran Rp1.457.625.000,- pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tolitoli.

Direktur CV Sarah Amarissa Denny Simpan kepada media ini, Selasa (31/7/2018) di Tolitoli, mengatakan pihaknya telah memberikan kuasa kepada Viktor Posawa, SH selaku advokat atau penasehat hukum, untuk melaporkan dugaan kecurangan lelang pengadaan bibit gaharu yang dilakukan oleh Pokja ULP Tolitoli, dengan memenangkan CV Lutungan Jaya.

“Saya sudah kuasakan kepada pak Viktor selaku penasehat hukum, untuk melaporkan dugaan pelanggaran lelang pengadaan bibit gaharu,” tandasnya. [***]

 

Penulis : Rey
Editor; Agus Manggona

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News