Dibutuhkan Figur Pemersatu Partai Golkar

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini
Tommy Soeharto

Jakarta, Jurnalsulteng.com- Keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang memenangkan kubu Aburizal Bakrie, diyakini tidak memberikan dampak positif bagi Partai Golkar. Diperlukan figur yang mampu mempersatukan partai berlambang pohon beringin tersebut.

Demikian dikatakan pendiri Suara Hati Rakyat (SHR), Ilham Ilyas dalam rilisnya yang dikutip dari elshinta.com, Rabu (20/5/2015).

Baca Juga:

Ilham menilai, figur Tommy Soeharto sangat mumpuni mempersatukan kader Golkar yang saat ini sedang tercerai-berai.

“Aburizal Bakrie (Ical) atau Agung Laksono tidak akan mampu mempersatukan kembali kader Golkar yang sekarang ini tercerai- berai. Begitu juga dengan Jusuf Kalla dan Akbar Tandjung, tidak akan mampu,” kata Ilham Ilyas.

Advertisements

Ilham Ilyas mencontohkan bagaimana Tommy Soeharto sangat disegani oleh kader-kader, yaitu ketika kubu Ical dan Agung Laksono saling serang, mendadak berhenti begitu putra bungsu Presiden RI ke-2 ini bersuara.

Advertisements

Bahkan, Ilham pun mendukung jika Partai Golkar mencalonkan Tommy Soeharto sebagai calon presiden pada Pilpres 2019. (Baca Juga: Dukung Tommy, SHR Sebar Baligho )

“Langkah Megawati Soekarnoputri dengan mencapreskan Jokowi harus ditiru oleh Golkar dengan menyodorkan Tommy Soeharto sebagai Capres. Mega sadar, di Pilpres 2014 lalu dia tidak akan menang dari Prabowo Subianto,” tegasnya.[***]

Sumber; elshinta

Advertisements
Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News