DP Pembelian Rumah Bakal Lebih Ringan

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Bank Indonesia (BI) tengah memfinalisasi aturan Loan To Value (LTV) baru. Di aturan LTV baru ini nanti masyarakat bisa membeli rumah dengan down payment atau uang muka (DP) yang lebih rendah dari saat ini untuk pembelian rumah pertama sebesar 15 persen.

Dikutip dari Liputan6.com, Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan, aturan baru ini akan diajukan untuk bisa disetujui oleh Dewan Gubernur Bank Indonesia dalam Rapat Dewan Gubernur pada November.

Baca Juga

Ia menuturkan, aturan yang akan diluncurkan ini tidak akan mengubah aturan yang sudah dikeluarkan BI pada 2016. Justru yang baru ini akan menambah keringanan DP, namun berbasis wilayah.

“Esensinya adalah tambahan pelonggaran kebijakan yang berlaku nasional dan akan dapat diberikan kepada beberapa provinsi,” kata Perry di Kompleks Bank Indonesia, Jumat (27/10/2017).

Hanya saja, Perry menuturkan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi masing-masing provinsi jika ingin mendapatkan fasilitas keringanan DP kali ini.

Pertama, fasilitas akan diberikan jika provinsi yang bersangkutan memiliki laju pertumbuhan kredit perumahan yang cukup rendah. Dengan demikian, bisa memicu pertumbuhan kredit perumahan di wilayah tersebut.

Kedua, provinsi yang bersangkutan harus memiliki harga properti yang juga cukup rendah. Hal ini nantinya akan dihitung oleh Bank Indonesia dan dilakukan pemetaan wilayah. Ketiga, angka kredit bermasalah (NPL) di provinsi yang bersangkutan cukup terjaga.

“Jadi misalnya kalau LTV nasional yang berlaku saat ini 80 persen terus yang memenuhi kriteria tersebut bisa menjadi 85 persen. Sehingga DP-nya yang sebelumnya 20 persen bisa menjadi 15 persen,” kata dia.

Perry mengharapkan, dengan ada fasilitas keringanan tambahan untuk wilayah tertentu ini, mampu meningkatkan kredit sektor perumahan. Selain itu membantu mempercepat kepemilikan rumah bagi masyarakat yang belum memiliki hunian.

“Mengenai wilayahnya mana saja, kita sedang melakukan pemetaan, untuk nanti kita bawa ke RDG pada November,” ujar dia.[Liputan6.com]

 

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News