DPC Demokrat Tolitoli: Pecat Kader Pro GPK-PD Sampai ke Daerah

  • Whatsapp
Ketua DPC Demokrat Kabupaten Tolitoli, Moh Nurmansyah Bantilan bersama Ketua Umum DPP partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). | Foto: Facebook
Bagikan Artikel Ini
  • 124
    Dibagikan

JurnalNews – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Moh Nurmansyah Bantilan S.I.Kom, mengapresiasi keputusan tegas Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dengan memecat para aktor utama Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD).

“Saya sebagai Ketua DPC Demokrat Kabupaten Tolitoli, berterimakasih dan bersyukur atas tindakan Ketua Umum yang telah bertindak tegas. Ini adalah langkah tepat yang dilakukan Ketum AHY, untuk memproteksi¬†Partai Demokrat yang kami cintai dan banggakan,” kata Nurmansyah Bantilan, dalam keterangan tertulis, pada Sabtu 27 Pebruari 2021.

Lihat Juga:

Ia mengatakan, langkah tegas seperti yang dilakukan Ketum AHY juga harus dilakukan kepada seluruh kader pro GPK-PD di seluruh daerah se Indonesia.

Partai Demokrat harus melakukan pembersihan kader secara menyeluruh, agar tak ada lagi kader-kader penghianat yang ada di tubuh Demokrat.” tegasnya.

Selaku Ketua DPC Demokrat Tolitoli, ia berjanji akan terus mengawal, mengawasi dan mengamati kader dengan kewaspadaan yang tinggi. Apabila ditemukan kader yang ikut terlibat atau pro kepada GPK-PD, akan di tindak secara tegas, sesuai dengan AD ART Partai Demokrat.

“Ini demi menyelamatkan dan mejaga keutuhan Partai Demokrat, serta menjaga marwah dan wibawa Ketua Umum AHY dari rongrongan udeta inkonstitusional. Kami akan bersikap setegas-tegasnya kepada para pengkhianat Partai Demokrat yang kita cintai dan banggakan ini,” pungkasnya.

Pemecetan 7 kader oleh DPP, kata Nurmansyah Bantilan, merupakan sebuah konsekuensi atas sikap pengkhianatan.

“Kami sebagai kader Partai Demokrat di Tolitoli mengapresiasi sikap tegas Ketum AHY beserta jajaran. Ini adalah bukti nyata, bahwa DPP Demokrat mendengarkan suara hati kader,” ujarnya.

Seperti diketahui, DPP Partai Demokrat memecat sejumlah kadernya yang terlibat dalam GPK-PD secara inkonstitusional.

Pemecatan tersebut seiring dengan munculnya desakan kuat dari para kader Partai Demokrat, yang disampaikan para Ketua DPD dan Ketua DPC.

“DPP Partai Demokrat memutuskan untuk memberikan sanksi pemberhentian tetap dengan tidak hormat sebagai anggota Partai Demokrat terhadap Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, dan Ahmad Yahya,” kata Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dalam keterangan yang diterima, Jumat 26 Februari 2021. ***

Berita Terkait

Google News