Drainase Buruk, Hujan Dua Jam Rendam Ratusan Rumah di Palu

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini

Palu, Jurnalsulawesi.com – Hujan yang mengguyur Kota Palu pada Sabtu dini hari, mengakibatkan ratusan rumah warga yang tersebar di sejumlah titik permukiman terendam banjir, Sabtu (14/10/2017) pagi tadi. Banjir yang merendam ratusan rumah tersebut akibat buruknya sistem drainase di sejumlah titik di Kota Palu.

Hujan yang turun sejak pukul 03.00 WITA itu mengakibatkan banjir dan air sungai meluap ke permukiman penduduk di beberapa wilayah seperti di Karajalembah, Dewi Sartika, Towua, Malaya dan Sintuwu, Kecamatan Palu Selatan.

Baca Juga

Banjir yang menggenangi wilayah Jalan Malaya, Kelurahan Birobuli itu mencapai lutut orang dewasa.

Banjir juga merendam Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulteng yang terletak di kawasan Jalan Karajalembah.

Selain kantor itu, sebuah Sekolah Tinggi Ilmi Kesehatan (STIK Jaya) Palu yang terletak di wilayah Malaya juga tergenang banjir. Namun demikian aktivitas perkuliahan tetap berjalan normal seperti biasanya.

Para mahasiswa terpaksa membuka sepatu mereka untuk masuk ke ruang kuliah karena air mengenangi seluruh halaman kampus tersebut.

Dikutip dari Antara, sebelumnya pada hari Kamis (12/10/2017), Kota Palu juga dilanda banjir akibat hujan lebat yang turun hanya dalam waktu dua jam.

Puluhan rumah warga juga diwilayah yang sama terendam banjir.

Palu dalam beberapa pekan ini hampir setiap hari diguyur hujan ringan dan lebat.

Banjir yang sering melanda wilayah Kota Palu diakibatkan karena drainase tidak memadai. Juga akibat luapan dari beberapa anak sungai yang menyatu dengan Sungai Palu.

Di Kota Palu ada beberapa anak sungai yang melintas di tengah-tengah permukiman penduduk antara lain anak Sungai Lasoani, Sungai Kawatuna dan Sungai Sombe Lewara.[Ant]

 

Red; Sutrisno

 

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News