Dua Polisi di Donggala Tertembak di Kepala dan Leher

Senajata laras panjang jenis V2 Sabhara tergeletak di lantai dan darah yang berceceran di salah satu ruangan Mako Polsek Sirenja, Jumat (08/11/2019). [Ist]
Bagikan Artikel Ini
  • 519
    Shares

Palu, Jurnalnews.id – Dua orang anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Sirenja, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, mengalami luka tembak di bagian kepala dan leher.

Peristiwa tersebut terjadi di salah satu ruangan di Mako Polsek Sirenja, Polres Donggala, Jumat (8/11/2019) sekira pukul 09.30 wita.

Baca Juga

Informasi yang diperoleh menyebutkan, kronologis penembakan itu terjadi pada saat selesai apel olahraga pagi. Saat itu, Aiptu Purwanto yang selaku Ps. Kanit Sabhara sedang melakukan pemeriksaan rutin terhadap kebersihan barang inventaris milik Polsek Sirenja.

Aipda Nabud Salama yang mengalami luka cukup parah di bagian kepala. [Ist]

Pada Saat melakukan pembersihan senjata api laras panjang jenis V2 Sabhara, seketika terjadi sebuah ledakan yang diduga berasal dari senjata api laras panjang tersebut dan serta memantul pada beberapa bagian dinding dalam ruangan Polsek Sirenja. Akibatnya mengenai bagian kepala Aipda Nabud Salama yang menjabat sebagai KSPKT 1 Polsek Sirenja, yang saat itu ikut mendampingi pemeriksaan.

Melihat kejadian tersebut, Aiptu Purwanto menjadi ketakutan dan diduga langsung melakukan penembakan terhadap dirinya sendiri dengan menggunakan senpi laras pendek dan mengenai bagian lehernya.

Loading…

Kedua anggota Polsek Sirenja tersebut kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu untuk mendapat perawatan intensif.

Kanit Sabhara Polsek Sirenja Aiptu Purwanto Ps, mendapat perawatan intensif karena mengalami luka tembak di leher. [Ist]

Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto membenarkan ada dua anggota kepolisian yang mengalami luka tembak. Namun Kapolda belum menjelaskan secara detail kronologi dari kejadian tersebut.

”Kronologinya masih pendalaman, yang jelas ada polisi luka akibat peluru, jenis senjatanya V2, luka di bagian kepala dan leher.” ungkap Kapolda kepada wartawan, usai menemui kedua korban di RS Bhayangkara Palu, Jumat siang.

Kapolda juga menjelaskan saat ini kondisi kedua korban masih dalam keadaan stabil dan masih mendapatkan perawatan. Namun, ia juga membenarkan bahwa jika kondisinya parah maka akan dilakukan rujukan ke rumah sakit lain.

”Kondisi lagi dirawat, lagi stabil, mudah-mudahan stabil terus.tapi kalau mau dirujuk kita akan rujuk ke Undata atau rumah sakit di Makassar,” jelasnya.[***]

Editor; Sutrisno/*

loading...

Berita Terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA