Dugaan Penyalahgunaan BPNT, Penyidik Periksa Korda Tolitoli

  • Whatsapp
Ruang Kanit 3 Tipikor Polres Tolitoli, ditutup rapat saat memeriksa Korda BPNT Kabupaten Tolitoli, Rabu (2/12/2020). [Foto: Rahmadi Manggona]
Bagikan Artikel Ini
  • 100
    Dibagikan

Tolitoli, JurnalNews.id – Unit Tipikor Sat Reskrim Polres Tolitoli  terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi, untuk mengungkap dugaan penyalahgunaan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT), kepada 17 ribu penerima di Kabupaten Tolitoli.

Penyidik kembali memeriksa Kordinator Daerah (Korda) Tolitoli, Harianto di ruang Tipikor Polres Tolitoli, Rabu (2/12/2020).

Lihat Juga

Kasubag Pers Polres Tolitoli, AKP. Rizal Bandi kepada media membenarkan pemeriksaan terhadap Korda Harianto oleh penyidik untuk dimintai keterangan, terkait dugaan penyalahgunaan penyaluran BNPT di 109 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Tolitoli.

“Iya, memang hari ini penyidik lagi memeriksa Korda Tolitoli Harianto untuk dimintai keterangan,” kata AKP. Rizal Bandi.

Rizal menjelaskan, selain Korda Tolitoli yang dimintai keterangan, penyidik juga sudah memmeriksa sejumlah saksi terkait dengan penerimaan BNPT, termasuk Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Tolitoli.

Hal itu dilakukan karena sejak Januari sampai Agustus 2020, ada peran Bulog Tolitoli menyediakan beras untuk BNPT kepada 17 ribu penerima.

“Sampai saat ini sudah banyak yang dimintai keterangan, selian pemilik E-Warung, dari pihak Bulog Tolitoli juga sudah dimintai keterangan,” jelas Kasubag Pers.

Hasil pantauan media ini sejak Pukul 10.00 wita Kordinator Daerah kabupaten Tolitoli, Harianto menjalani pemeriksaan diruang Unit Tipikor Polres Tolitoli, selain Korda Tolitoli, penyidik juga bakal memeriksa supplier dan sebagian pemilik E-Warung.

Sementara Ketua LSM Gerakan Indonesia Anti Korupsi (GIAK) Sulteng, Henri Lamo.SE, mensuport kerja kerja Unit Tipikor Polres Tolitoli, yang melakukan penyelidikan dugaan penyalahgunaan BNPT di Tolitoli.

“Saya mensuport Polres Tolitoli yang begitu serius menangani kasus BNPT, apalagi masalah ini menyangkut dengan hak hak orang miskin,” pungkasnya.

Henri Lamo berharap, penanganan dugaan kasus penyalahgunaan BNPT diseriusi oleh UnitTipikor Polres Tolitoli sampai tuntas, pasalnya kasus ini merupakan kasus Nasioanal, kemudian bersentuhan dengan bantuan sosial untuk masyarakat miskin.

“Iya, isunya Nasional, saya harap Unit Tipikor serius menuntaskan penanganan perkaranya,” ujarnya. [***]

Penulis: Rahmadi Manggona

Berita Terkait

Google News