Enam Menteri Jokowi Paling Kaya, Siapa Paling Tajir?

Kabinet Indonesia Maju. [Kompas]
Bagikan Artikel Ini
  • 44
    Shares

Jakarta, JurnalNews.id – Menteri BUMN Erick Thohir menjadi menteri terkaya dalam Kabinet Indonesia Maju. Meski tidak diketahui nilai pastinya, harta kekayaan Erick diperkirakan mencapai triliunan rupiah.

Selain Erick, ada lima menteri lain yang tajir melintir. Harta kekayaan mereka mencapai minimal ratusan miliar rupiah. Kelimany berlatar belakang pengusaha.

Baca Juga

Daftar Harta Kekayaan Menteri Kabinet Indonesia Maju, Erick Thohir Paling Tajir

Siapa saja mereka? Berikut enam menteri Jokowi dengan harta kekayaan ratusan miliar hingga triliunan rupiah.

1. Menteri BUMN Erick Thohir
Erick Thohir ditunjuk oleh Presiden Jokowi untuk menjadi Menteri BUMN. Berbeda dengan sang kakak Garibaldi Thohir, jejak harta kekayaan Erick agak misterius.

Namun, dia dikenal sebagai bos media dan klub olahraga. Pada awal tahun ini, Erick melepas seluruh kepemilikan sahamnya di Inter Milan senilai Rp4 triliun. Kekayaan Erick diperkirakan mencapai belasan hingga puluhan triliun rupiah.

2. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto
Prabowo terakhir kali melapor harta kekayaannya pada Juli 2018 saat mencalonkan diri sebagai presiden pada Pilpres 2019. Harta kekayaan menteri pertahanan itu mencapai Rp1,95 triliun.

Sebagian besar harta Prabowo Subianto ada di surat berharga, terutama saham perusahaan senilai Rp1,7 triliun. Sisanya ada di tanah dan bangunan (Rp230 miliar), kas dan setara kas (Rp1,84 miliar), dan kendaraan (Rp1,43 miliar).

3. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim
Nadiem Makarim dipilih oleh Presiden Jokowi untuk menjadi menteri pendidikan dan kebudayaan. Dia merupakan Founder & eks CEO Gojek, startup bergelar unicorn yang kini valuasinya mencapai 7 miliar dolar AS.

Pada 2018, Majalah Globe Asia memasukkan nama Nadiem ke dalam daftar 150 orang terkaya di Indonesia. Dia ada di posisi terakhir dengan harta sekitar 100 juta dolar AS atau Rp1,4 triliun.

4. Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan
Luhut yang ditunjuk menjadi Menko Kemaritiman dan Investasi ini terakhir kali menyampaikan LHKPN ke KPK pada 2015 lalu. Saat itu, harta kekayaannya mencapai Rp560 miliar.

Angka ini melonjak tajam bila dibandingkan hartanya pada 2001 yang sebesar Rp7,1 miliar. Harta kekayaan Luhut terutama ada di tanah dan bangunan (Rp108 miliar), surat berharga berupa saham perusahaan (Rp114 miliar), dan kas atau setara kas (Rp31 miliar plus 1,6 juta dolar AS).

5. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
Agus Gumiwang yang tak lain anak dari eks menteri Ginandjar Kartasasmita memiliki harta kekayaan lebih dari Rp200 miliar. Dia adalah politikus Partai Golkar sekaligus pengusaha di bawah bendera Asiana Group.

Dalam LHKPN, Agus tercatat memiliki aset berupa tanah dan bangunan senilai Rp110 miliar, surat berharga Rp15 miliar, dan harta lainnya Rp215 miliar. Dia juga memiliki utang Rp140 miliar, sehingga secara netto kekayaannya Rp220,39 miliar.

6. Menkominfo Johnny G. Plate
Sebelum menjadi politikus Partai Nasdem, Johnny G. Plate merupakan pengusaha asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia memulai bisnisnya di sektor perkebunan dan masuk ke sektor usaha penerbangan, termasuk menjadi Komisaris AirAsia Indonesia.

Loading…

Kekayaan Johnny sebagian besar ada pada tanah dan bangunan yang mencapai Rp110 miliar. Aset propertinya mencapai 20 bidang tanah dan tersebar dari Jakarta hingga Manggarai, NTT.

Berikut daftar lengkap harta kekayaan menteri Kabinet Indonesia Maju yang sebagian besar dikutip dari iNews.id yang dirangkum dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Kamis (24/10/2019):

1. Menko Polhukam: Mahfud MD – Rp16,11 miliar (2013)

2. Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto – Rp81,55 miliar (2018)

3. Menko Kemaritiman dan Investasi: Luhut Pandjaitan – Rp560 miliar (2015)

4. Menko PMK: Muhadjir Effendy – Rp81,01 miliar (2018)

5. Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto – Rp1,95 triliun (2018)

6. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno – Rp6,74 miliar (2018)

7. Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian – Rp10,29 miliar (2016)

8. Menteri Luar Negeri: Retno LP Marsudi – Rp15,43 miliar (2017)

9. Menteri Agama: Fachrul Razi – Rp22,64 miliar (2018)

10. Menteri Hukum & HAM: Yasonna H Laoly – Rp23,35 miliar (2018)

11. Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati – Rp46,61 miliar (2018)

12. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Nadiem Anwar Makarim – Rp1,4 triliun (2018)

13. Menteri Kesehatan: dr Terawan Agus Putranto – Rp67,5 miliar (2017)

14. Menteri Sosial: Juliari Batubara – Rp51,88 miliar (2018)

15. Menteri Ketenagakerjaan: Ida Fauziyah – Rp19,9 miliar (2018)

16. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang – Rp220,39 miliar (2018)

17. Menteri Perdagangan: Agus Suparmanto – tidak diketahui

18. Menteri ESDM: Arifin Tasrif – Rp17,68 miliar (2013)

19. Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono – Rp18,31 miliar (2018)

20. Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi – Rp38,44 miliar (2018)

21. Menteri Kominfo: Johnny Gerard Plate – Rp126,76 miliar (2018)

22. Menteri Pertanian: Syahrul Yasin Limpo – Rp18,97 miliar (2018)

23. Menteri LHK: Siti Nurbaya Bakar – Rp4,11 miliar (2018)

24. Menteri Kelautan dan Perikanan: Edhy Prabowo – Rp4,56 miliar (2018)

25. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi: Abdul Halim Iskandar – Rp6,29 miliar (2018)

26. Menteri ATR: Sofyan Djalil – Rp73,15 miliar (2018)

27. Menteri PPN/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa – Rp84,28 miliar (2018)

28. Menpan-RB: Tjahjo Kumolo – Rp7,33 miliar (2018)

29. Menteri BUMN: Erick Thohir – tidak diketahui

30. Menteri Koperasi dan UKM: Teten Masduki – Rp4,04 miliar (2018)

31. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama – tidak diketahui

32. Menteri PPPA: Gusti Ayu Bintang Darmavati – tidak diketahui

33. Menristek: Bambang Brodjonegoro – Rp29,22 miliar (2018)

34. Menteri Pemuda dan Olahraga: Zainudin Amali – Rp17,98 miliar (2018)

35. Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko – Rp49,56 miliar (2018)

36. Sekretaris Kabinet: Pramono Anung – Rp74,65 miliar (2015)

37. Kepala BKPM: Bahlil Lahadalia – tidak diketahui

38. Jaksa Agung: ST Burhanuddin – Rp2,98 miliar (2015)

loading...

Berita Terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA