Fantastis, Ini Saldo Rekening Gembong Narkoba Buronan Polda Sulteng

Ardiansyah, buronan gembong narkoba Polda Sulteng saat diamankan petugas Kanim I Kelas I Khusus Medan di Bandara Kualanamu, Medan, Kamis (12/12/2019). Petugas mengamankan Ardiansyah saat melakukan pemeriksaan dokumen. [Dok/Imigrasi via TribunMedan]
Bagikan Artikel Ini
  • 384
    Shares

Medan, JurnalNews.id – Petugas Imigrasi yang bertugas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, menangkap seorang buron Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) karena kasus narkoba yang bernama Ardiansyah alias Aco Besusu. Buronan tersebut ditangkap usai mendarat dari Malaysia.

Saat ditangkap, Ardiansyah mencoba menyuap petugas Imigrasi Rp2 miliar! Apakah diterima?

Baca Juga

Memuat...

“Petugas berhasil mengamankan seorang WNI yang menjadi DPO kasus narkotika pada Kamis (12/12/2019) sekira Pukul 16.02 WIB mendarat dari Kuala Lumpur dengan menumpang maskapai Malaysia Airlines,” kata Kasubbag Humas Ditjen Imigrasi, Sam Fernando, yang dikutip detikcom.

Petugas mengamankan Ardiansyah setelah mengetahui saat petugas memindai paspor yang bersangkutan. Tiba-tiba muncul tanda peringatan sistem bahwa namanya identik masuk daftar pencegahan.

“Ardiansyah berupaya melarikan diri dari konter dan dapat digagalkan karena penggelaran personel yang berlapis telah menjadi protap pada TPI Kualanamu,” ujar Sam.

Namun, saat akan ditangkap, Ardiansyah tiba-tiba ambil langkah seribu. Petugas tidak mau kecolongan dan langsung mengejarnya. Dengan sigap, Ardiansyah langsung dibekuk tim Imigrasi.

“Pada saat pemeriksaan, DPO tersebut mencoba menyuap petugas dengan menawarkan uang sebesar Rp2 miliar. Di dalam ruangan tersebut, Ardiansyah juga menunjukkan saldo rekening sebesar Rp10 miliar,” cerita Sam.

Rekening Rp10 miliar itu ditunjukkan lewat e-banking dan siap ditransfer apabila petugas mau melepaskannya. Namun petugas Imigrasi yang ada dalam ruangan bergeming.

“Ketegasan petugas berhasil menggagalkan upaya penyuapan tersebut,” kata Sam.

Ardiansyah alias Aco Besusu akhirnya tidak berkutik. Tim Imigrasi kemudian mengontak Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk menjemput Ardiansyah karena ia adalah buron narkoba dari Polda Sulteng.

Sementara, Kabidhumas Polda Sulteng AKBP Didik Supanoto, S.IK melalui Kasub Penmas Kompol Sugeng Lestari yang dikonfirmasi JurnalNews.id membenarkan informasi tentang adanya penangkapan buronan Polda Sulteng di Bandara Kualanamu Medan.

“Benar mas, sudah ada petugas yang diberangkatkan ke Medan untuk mengecek penangkapan buronan tersebut,” ujar Sugeng, melalui layanan WhatsApp, Jumat (13/12/2019) siang. [***]

Editor; Sutrisno

loading...

Berita terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA