FPM: Kembalikan Rasa Aman di Marawola

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini

Palu, Jurnalsulawesi.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Perempuan Marawola (FPM), melakukan aksi damai dengan mendatangi Mapolda Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (3/5/2018).

Aksi ini dilakukan terkait perkelahian antara warga Desa Binangga dan Desa Baliase, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), yang terjadi berulang kali.

Baca Juga

Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Amar dalam orasinya meminta agar Polda Sulteng untuk dapat menyelesaikan konflik, antara Desa Binangga dan Desa Baliase juga Desa Boya Baliase, yang sudah memakan korban jiwa dan harta benda.

“Kami minta Polda Sulteng untuk menciptakan rasa aman, khususnya menjelang dan berlangsungnya bulan Ramadhan uang sudah di depan mata,” kata Amar.

Dikatakannya, konflik yang terjadi antara Desa Baliase dan Desa Binangga sudah berlangsung sejak Januari 2018. Meski sudah beberapa kali dilakukan upaya untuk menyelesaikan konflik ini, baik antara Desa maupun yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Sigi, namun konflik tersebut tidak dapat terselesaikan.
BACA JUGA: Pemkab Sigi Harus Tegas dan Bijaksana

“Akibat konflik berkepanjangan ini, dua orang korban meninggal dunia. Beberapa orang telah juga sudah ditahan oleh Kepolisian Resort Sigi, tapi keadaan masih mencekam dan membuat anak-anak takut berangkat ke sekolah. Warga juga ketakutan untuk melakukan aktifitas sehari-hari,” ujarnya prihatin.

Hal senada juga dikatakan Mega saat melakukan orasi. Menurutnya, setiap orang berhak hidup dalam rasa nyaman dan tentram saling melindungi, menghormati sebagai umat manusia.

“Kami memohon kepada pihak aparat keamanan agar segera menyelesaikan konflik yang terjadi di lingkungan kami agar kami bisa kembali merakan aman dan tentram,” jelasnya.

Ia juga meminta Polda Sulteng untuk menangkap seluruh pihak-pihak yang ingin konflik ini terus menerus terjadi.

“Kami berharap, Polda Sulteng berlaku adil dan profesional serta tidak berat sebelah dengan mengedepan kan cara-cara persuasif dan dialogis, dalam menangani persoalan ini,” harapnya.

Menanggapi desakkan itu, Waka Polda Sulteng, Kombes Pol Drs M. Aris Purnomo, mengatakan pihak Kepolisian berjanji akan menangani konflik tersebut semaksimal mungkin.

” Kami akan membantu masyarakat Binangga, Baliase dan Boya Baliase semaksimal mungkin agar kembali tercipta situasi yang aman dan tentram.

Untuk menciptakan suasana aman dan damai kata Wakapolda, kepolisian juga membutuhkan bantuan masyarakat di dua desa tersebut. Jika ada hal-hal yang menonjol atau masyarakat mengetahui siapa saja orang-orang yang memancing konflik, sebaiknya segera dilaporkan. Apalgi jika masyarakat memiliki bukti yang kuat.

“Polda Sulteng juga tetap menempatkan pasukan untuk berjaga di kedua desa. Ini salah satu upaya kami, agar konflik tidak terjadi lagi,” kata Wakapolda, yang didampingi Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Hery Murwono.

Usai diterima Wakapolda, massa yang memulai aksinya pada Pukul 09.30 WITA itu membubarkan diri dengan tertib sekira Pukul 11.00 WITA. [***]

Penulis: Saiful
Editor; Sutrisno

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News