FPPPI Desak KPK Tangkap Ketua DPD Gerindra Sultra Terkait Dugaan Suap Pertambangan

FPPPI saat melakukan aksi untuk mendesak DPP Partai Gerindra untuk mencopot Ketua DPD Gerindra Provinsi Sultra, karena diduga terlibat suap IUP pertambangan. | Foto: Istimewa
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Ketua Umum Forum Pemuda Pemerhati Pertambangan Indonesia (FPPPI) Landy Arnet menyoroti dugaan Suap IUP pertambangan yang dilakukan oleh Ketua DPD Gerindra Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Andy Ady Aksar.

Pasalnya, Mantan Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman ditangkap dengan kasus Korupsi pertambangan diduga disuap oleh Ketua Partai Gerindra tersebut.

Baca Juga

“Mantan Bupati Konut Aswad Sulaiman ditangkap karena persoalan korupsi yang diduga melibatkan Ketua Partai Gerindra, Andy Ady Aksar,” ujar Landy Arnet, dalam keterangannya, Se;asa 7 Desember 2021.

Perlu diketahui bahwa KPK telah mendalami kasus tersebut hingga melakukan pemeriksaan terhadap Andy Ady Aksar selaku Direktur PT. Tambang Wisnu Mandiri, akan tetapi sampai saat ini belum ada titik terang

“KPK harus segera menuntaskan kasus dugaan keterlibatan Ketua partai Gerindra terkait hal ini, jika memang terbukti seharusnya KPK telah melakukan tindak lanjut sesuai UU yang berlaku terhadap Ketua partai Gerindra Sultra tersebut”, ungkap Landy

Lanjut, Landy juga menambahkan bahwa pihaknya mendukung penuh kinerja KPK RI untuk menuntaskan hal ini

“Saya mendukung Kinerja KPK sekaligus mendesak agar secepatnya Andy Ady aksar ditetapkan tersangka jika sudah terbukti”, tegasnya.

Landy juga menambahkan bahwa “Saat ini Andy Ady Aksar tengah menjabat sebagai Ketua Partai Gerindra Sultra, olehnya itu sangat tidak etis jika pimpinan partai mencoba bermain-main masalah hukum soal pertambangan, karena hal itu dapat merusak nama baik partai Gerindra”

“Saya Sarankan Agar DPP melihat hal ini sebagai pelajaran untuk menjaga wibawa partai Gerindra dan mencopot Andy Ady Aksar sebagai Ketua”

“Saya secara kelembagaan akan melakukan aksi demonstrasi digedung KPK untuk mendesak Menangkap Andy Ady aksar soal dugaan kasus modus permainan Jual/Beli pinjam pakai dokumen dan dugaan suap izin usaha pertambangan, dan saya pastikan akan menyuarakan hal ini ke Kantor DPP Partai Gerindra sebagai bahan pertimbangan,” tutupnya. ***

Pos terkait

Google News