GADAI IJAZAH [Mengenang Pak Muladi]

  • Whatsapp
Prof Muladi. | Foto: Merdeka
Bagikan Artikel Ini
  • 17
    Dibagikan

Oleh: Joko Intarto
Kalau Pak Muladi tidak memberi dispensasi, belum tentu saya bisa ikut ujian masuk menjadi wartawan Jawa Pos. Itulah salah satu kenangan indah saya tentang Pak Muladi yang tak akan pernah terlupakan.

Hari itu, tahun 1991. Pukul 15.00. Saya baru tiba di rumah kos sepulang dari wisuda. Begitu membuka pintu, selembar aplop tersembul di balik pintu. Ternyata surat panggilan tes calon wartawan Jawa Pos.

Lihat Juga

Yang mengejutkan, jadwal tes itu ternyata dua hari lagi! Alamak! Bagaimana caranya ke Surabaya?

Saya tidak bingung cara menuju Surabaya. Ayah saya asli Pamekasan, Madura. Jadi kota Surabaya sudah sering saya singgahi ketika akan naik ferry menyeberangi Tanjung Perak menuju Bangkalan, Madura.

Sedikit-sedikit, saya tahu Surabaya. Paling tidak Pasar Atom, Pasar Turi dan Jembatan Merah. Itulah tempat-tempat yang sering saya singgahi dalam perjalan dari Purwodadi, Grobogan, menuju Pamekasan, Madura.

Saya hanya bingung bagaimana cara membeli karcis angkutan ke Surabaya. Maklum, saat wisuda, saya benar-benar dalam posisi ‘’tongpes’’ alias ‘’kantong kempes’’.

Situasai keuangan saya saat itu memang sudah berbeda 180 derajat dibanding ketika masih kuliah. Saat masih kuliah, saya boleh dibilang mahasiswa ‘’tajir’’. Walau sehari-hari ‘’hanya’’ agen majalah, saya punya penghasilan bersih yang terbilang besar untuk mahasiswa pada tahun 1986.

Semasa kuliah saya juga punya bisnis lain. Saya biasa memborong pembuatan backdrobe acara seminar mahasiswa dan dosen serta wisuda di kampus. Belum lagi komisi sebagai agen asuransi.

Dengan penghasilan itu, saya bisa menyewa satu kamar kos di Jalan Kintelan Baru yang merupakan daerah elite di kawasan Semarang atas. Posisinya di atas kampus kedokteran Universitas Diponegoro.

Kamar yang saya sewa cukup baik. Ruangan 5 meter x 6 meter lengkap dengan kamar mandi di dalam, satu tempat tidur yang spreinya diganti setiap 3 hari dan layanan cuci dan setrika semua baju setiap hari.

Berita Terkait

Google News