Gembong Narkoba Buronan Polda Sulteng Tertangkap di Medan

Ardiansyah, buronan gembong narkoba Polda Sulteng ketika diamankan petugas Kanim I Kelas I Khusus Medan di Bandara Kualanamu, Kamis (12/12/2019). [TribunMedan]
Bagikan Artikel Ini
  • 1.6K
    Shares

Medan, JurnalNews.id – Tim Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Kualanamu berhasil membekuk daftar pencarian orang (DPO) kasus narkoba Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) atas nama Ardiansyah alias Aco Besusu.

Dikutip dari TribunMedan.com, Pelaku bersangkutan diamankan Kamis (12/12/2019) sekira pukul 16.05 WIB.

Baca Juga

Memuat...

Menurut Kasi Pemeriksaan I Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus TPI Medan, Indra, tersangka Ardiansyah tiba di Bandara Kualanamu menumpangi pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH864.

Ia datang bersama rekannya bernama Ifsal Darmawan Arief.

“Saat melakukan scan dokumen (pada alat scanner paspor), muncul tanda alert merah di sistem, yang menegaskan bahwa dia (Ardiansyah) masuk daftar cekal,” kata Indra, Kamis (12/12/2019) malam.

Mengetahui penumpang yang datang dari Kuala Lumpur itu buronan, tim imigrasi langsung menangkapnya.

Ardiansyah sempat berusaha melarikan diri, meskipun akhirnya berhasil dibekuk bersama rekannya.

“Kami tidak tahu persis kasusnya, karena daftar cekal ini yang membuat adalah pihak kepolisian. Yang tahu itu mereka,” ungkap Indra.

Ia mengatakan, setiap orang yang masuk daftar cekal, pasti akan terdata di sistem imigrasi.

Begitu pula dengan Ardiansyah, ketika melakukan scan dokumen, muncul nama yang bersangkutan.

“Dari kepolisian itu hanya nama yang didaftarkan. Foto dan wajahnya pun tidak ada diberikan,” kata Indra.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Sulteng AKBP Didik Supanoto, S.IK melalui Kasub Penmas Kompol Sugeng Lestari yang dikonfirmasi JurnalNews.id mengaku belum memperoleh informasi adanya penangkapan buronan Polda Sulteng di Bandara Kualanamu Medan.

“Kita belum dapat informasi terkait penagkapan itu. Kami akan cek dulu ke Direktorat Narkoba, kalau ada anggota yang berangkat berarti benar adanya. Nanti kami cek dulu,” ujar Sugeng, Jumat (13/12/2019) siang. [***]

Editor; Sutrisno

loading...

Berita terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA