Gempa Bumi, Ketua DPRD Donggala Himbau Warga Tetap Waspada

  • Whatsapp
Masjid Babul Jannah di Loli Saluran, Kabupaten Donggala yang diterjang gempa dan tsunami, Jumat (28/9/2018). [ist]
Bagikan Artikel Ini

Donggala, Jurnalsulawesi.com – Para korban bercana gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang mengungsi akibat gempa bumi dan tsunami yang terjadi Jumat (28/9/2018), saat ini sangat membutuhkan bantuan makanan dan kebutuhan pokok lainnya.

“Yang menjadi prioritas bantuan kepada masyakat korban gempa dan tsunami adalah bantuan makanan, minuman, selimut dan obat obatan. Bantuan yang turun masih sangat sedikit sehingga di harapka ada perhatian dari pemerintah pusat. Meski uang mereka ada, tapi tidak ada penjual yang buka,“ kata Ketua DPRD Donggala, Azis Rauf, kepada wartawan Senin (1/10/2018).

Baca Juga

Dia juga mengatakan bahwa masyarakat Donggala masih sangat membutuhkan makanan dari luar daerah, apalagi toko-toko penjual sembako banyak yang tutup, sehingga kesulitan mendapatkan makanan.

“Mungkin masyarakat punya dana, tapi mereka juga tidak dapat membeli karena tidak adanya toko yang buka. Ditambah lagi, akses transportasi, listrik serta komunikasi yang kurang baik sehingga masyakat banyak yang teriak membutuhkan makanan,” imbuhnya.

Dia mengatakan sekitar 70 persen masyarakat kabupaten Donggala tinggal di daerah pesisir dan beberapa tempat tinggal mereka rata dengan tanah, sehingga mereka harus mengungsi.

Ada ribuan masyakat Donggala yang mengungsi dan belum diizinkan untuk pulang, karena takut terjadi gempa dan tsunami susulan.

“Kami juga menghimbau dengan kondisi seperti ini masyakat yang melakukan pengusian jangan termakan dengan isu-isu atau informasi hoaks, seperti adanya gempa dan tsunami susulan. Tidak usah gegabah, tapi tetap waspada karena daerah kita terletah di pesisir pantai,” tutup Azis. [***]

Penulis; Jose Rizal/*

Berita Terkait

Google News