Gempa Majene; Korban Meninggal 8 Orang, 637 Terluka dan 15 Ribu Mengungsi

  • Whatsapp
Korban terluka akibat gempa Majene Provinsi sulbar yang dievakuasi tim SAR. | Foto: Basarnas
Bagikan Artikel Ini
  • 248
    Dibagikan

JurnalNews – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 di Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) terjadi pada Jumat 15 Januari 2021 pukul 02.28 WITA.

Dilaporkan, hingga Jumat Pukul 11.10 WIB korban meninggal dunia sebanyak 8 orang dan kurang lebih 637 orang mengalami luka-luka.

Lihat Juga

Dikutip dari laporan Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) sebanyak 15 ribu warga mengungsi di 10 lokasi pengungsian.

10 titik pengungsian yakni di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, Desa Limbua di Kecamatan Ulumanda dan Kecamatan Malunda dan Kecamatan Sendana.

Gempa susulan dari gempa yang terjadi pada Kamis siang itu juga mengakibatkan sejumlah banguan ambruk diantaranya Hotel Maleo, Kantor Gubernur Sulbar dan rumah warga yang rusak masih dalam tahap pendataan. Selain itu juga RSUD Mamuju mengamali rusak berat.

“Hingga saat ini, jaringan listrik padan dan komunikasi seluler putus-putus atau tidak stabil,” sebut BNPB.

Kemudian terdapat tiga lokasi titik longsor sepanjang jalan poros Majene-Mamuju dan mengakibatkan akses jalan terputus.

Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Polewali Mandar melakukan pendataan dan mendirikan Tempat Pengungsian.

Sebelumnya BMKG menyebutkan, gempa bumi yang terjadi ini merupakan rangkaian gempa bumi pada terjadi Kamis siang 14 Januari 2021 Pukul 13.35 WIB dengan magnitudo 5,9.

Menurut BMKG, episentrum gempa magnitudo 6,2 terletak pada titik koordinat 2,98 LS dan 118,94 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 6 km arah Timur Laut Majene, Sulbar pada kedalaman 10 km.

Dia menjelaskan, guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Majene, Mamuju IV-V MMI ( Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun ), Palu, Mamuju Tengah, Mamuju Utara dan Mamasa III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Hasil pemodelan menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Sebelum gempa utama terjadi pukul 01.25 WIB. Hasil monitoring BMKG menunjukan 1 aktifitas gempa bumi pendahuluan (foreshock) dengan magnitudo 3,1.***

Berita Terkait

Google News