Gempa Majene, Korban Meninggal Jadi 34 Orang

  • Whatsapp
Korban terluka akibat gempa di Majene dievakuasi, Jumat 15 Januari 2021. | Foto: Basarnas
Bagikan Artikel Ini
  • 322
    Dibagikan

JurnalNews – Korban gempa bumi di Majene Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bertambah jadi 34 orang.

Hal tersebut berdasarkan data yang dihimpun Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 15 Januari 2021, Pukul 14.00 WIB.

Lihat Juga

“Korban meninggal sebanyak 34 orang dengan rincian, 26 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan delapan orang di Kabupaten Majane,” sebut Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam keterangannya Jumat sore 15 Januari 2021.

Gempa di Majene Provinsi Sulbar dengan Magnitudo M6,2 terjadi pada Jumat 15 Januari 2021, pukul 02.28 WITA.

Selanjutnya sebut Raditya, terdapat 10 titik lokasi pengungsian di Kabupaten Majene, antara lain di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, Desa Limbua yang terdapat di Kecamatan Ulumanda, Kecamatan Malunda serta Kecamatan Sendana.

Sedangkan di Kabupaten Mamuju terdapat lima titik pengungsian yang berada di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro.

Sampai saat ini jaringan listrik juga masih padam dan komunikasi selular tidak stabil pada dua kabupaten tersebut.

“Pagi ini 15 Januari 2021, Kepala BNPB Doni Monardo bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan peninjauan ke lokasi terdampak gempabumi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo,” sambung Raditya.

BNPB turut mendistribusikan bantuan dalam penanganan bencana gempabumi di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene.

Bantuan yang didistribusikan antara lain 8 set tenda isolasi, 10 set tenda pengungsi, 2.004 paket makanan tambahan gizi, 2.004 paket makanan siap saji, 1.002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, 5 unit Light Tower, 200 unit Velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 pcs masker kain, 700 pak mie sagu dan 30 unit Genset 5 KVA.****

Berita Terkait

Google News