Generasi 4

Bagikan Artikel Ini

Tapi terlambat tidak selalu jelek. Gara-gara terlambat, Jagaters bisa belajar dari konsep virtual waiting room dari developer manca negara yang sudah eksis. Maka saya putuskan untuk pengembangan selanjutnya langsung meloncat ke generasi 4.

Visual ruang tunggu virtual itu harus sudah berupa grafis 360 (3D). Konsepnya: lobby sebuah gedung pertemuan atau pertunjukan. Di dalam lobby itu terdapat beberapa stand atau booth sponsor acara. Pengakses bisa berinteraksi dengan sponsor melalui link yang di-embed pada booth itu.

Baca Juga

Misalnya, ngobrol dengan customer service perusahaan sponsor melalui aplikasi video conference. Kalau di booth itu ada tawaran produk, pengakses bisa bertanya langsung dengan SPG-nya. Bila tertarik, bisa mendaftar sebagai member, bisa memesan produk dan membayar tagihannya.

Digital experience itu akan menjadikan virtual event lebih menarik dan hidup.

Akhir bulan Februari ini, aplikasi virtual waiting room generasi 4 itu dijadwalkan sudah bisa digunakan. Jagaters akan menggunakan kali pertama untuk mendukung Nextzone, virtual live concert. Virtual waiting room akan terpasang pada website www.nextzone.id.

Anda bisa membayangkan: Hari ini Anda akan menonton konser virtual Nextzone muali pukul 20:00 – 15:00. Setengah jam sebelum acara Anda sudah harus join. Sementara virtual room belum dibuka. Mau ngapain selama 30 menit? Hanya menonton layar dengan informasi count down menuju jam dimulainya acara?

Nah, Anda bisa masuk ke virtual waiting room dulu. Lihat-lihat video rekaman acara Nextzone sebelumnya, lihat-lihat produk sponsor, atau beli produk secara online dari website itu. Nanti, pesanan Anda akan diantar kurir Blibli.com.

Dengan fitur baru ini, penyelenggara virtual event bisa menjadikan virtual waiting room untuk kompensasi kepada sponsornya. Bukan sekedar memberi ruang untuk memasang iklan, tetapi interactive ads dan digital experience.

Mau? Call me. [jto]

Pos terkait

Google News