GP Ansor Sulteng Dukung Polri Berantas Penyebar Hoax dan Ujaran Kebencian

  • Whatsapp
Ketua GP Ansor, Provinsi Sulteng, Alamsyah Palenga. | Foto: Facebook
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Masih merebaknya berita-berita hoax serta ujaran kebencian yang berbau fitnah, mengundang keprihatinan berbagai kalangan. Jika hal ini dibiarkan dan sengaja diciptakan, akan memperlebar jurang perbedaan di antara anak bangsa yang berdampak pada pecahnya persatuan dan kesatuan bangsa.

Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mendukung Polri dalam penegakan hukum berita bohong yang masih saja terjadi akhir-akhir ini.

Baca Juga

“Mari kita dukung Pemerintah dan Polri dalam penegakan hukum agar bisa memberantas pelaku-pelaku hoax yang meresahkan masyarakat di Indonesia, termasuk di Sulawesi Tengah,” tegas Ketua GP Ansor, Provinsi Sulteng, Alamsyah Palenga, dalam keterangan di Palu, Kamis 18 Maret 2021.

Alamsyah juga menyerukan kiranya masyarakat untuk tetap bersatu dalam melawan berita bohong, ujaran kebencian serta intimidasi sebagai upaya teror menakut-nakuti masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu takut dan khawatir karena aparat Kepolisian sebagai penegak hukum dan ketertiban telah menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat.

Olehnya, ketika membaca atau menerima sebuah informasi sebaiknya diklarifikasi terlebih dahulu, sebelum menyebarkan suatu kabar atau berita.

“Kita wajib cek dan ricek terlebih dahulu untuk mencari kebenaran berita sekaligus narasumbernya. Bila kita tidak yakin bahwa itu valid atau benar, jangan disebar,” imbaunya.

“Kita itu satu, Bhineka Tunggal Ika harus kita pahami benar-benar. Jangan mau terhasut dengan berita bohong yang tidak bertanggung jawab yang bisa memecah belah sesama anak bangsa,” demikian Alamsyah.

Alamsyah juga mengimbau kepada masyarakat untuk terus menjalankan protokol kesehatan (prokes) di tengah situasi Pandemi Covid-19, meski saat ini tengah berjalan proses vaksinasi.

“Jangan lupa juga, terus mengingatkan kepada setiap sahabat, kenalan, dan keluarga untuk tetap menjalankan protokol kesehatan, yaitu dengan mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tutupnya. ***

Berita Terkait

Google News