Gubernur Instruksikan Cari TKW dari Hongkong yang Tak Mau Dirawat di RS

Gubernur Sulteng Longki Djanggola memimpin Rakor bersama Forkopimda Sulteng di ruang rapat Gubernur Sulteng, Senin (16/03/2020). [Humas Pemprov]
Bagikan Artikel Ini
  • 830
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. Longki Djanggola, M.Si, mengintruksikan untuk mencari Tenaga Kerja Wanita (TKW) baru pulang dari Hongkong yang tidak dirawat di rumah sakit.

Hal itu disampaikan Gubernur, saat rapat koordinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulteng di ruang rapat Gubernur Sulteng, Senin (16/03/2020).

Baca Juga

“Coba nanti dimonitor TKW itu, bagaimana perkembangannya sampai dapat,” tegasnya, yang dikutip SultengNews jejaring JurnalNews.id.

Gubernur mengungkapkan, TKW satu orang itu harus dicari dan bisa diketahui keberadaannya, sehingga bisa diketahui keaehatannya. Gubernur juga mengaku sudah mendapatkan laporan dari Kadis Kesehatan Kota Palu dr. Husaema.

“Untuk TKW yang satu orang, tolong dicari tau. Ternyata betul, saya baca juga keterangan dari dr. Husaema untuk sementara dicari,” ungkapnya.

“Jadi tolong untuk dicari, agar bisa di rawat di rumah sakit yang menjadi rujukan untuk mengetahui kondisi TKW tersebut,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu juga, Perwakilan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Sulteng, Joko Pranowo menjelaskan, informasi itu didapatkan sejak Minggu (15/03/2020) terkait TKW yang dari Hongkong itu.

“Kita sudah lacak, katanya rumahnya dekat penjual sayur lorong Anoa I. TKW itu tidak mau dibawa ke Rumah Sakit, sebab dalam keadaan sakit demam tinggi,” jelasnya.

Joko Pranowo menuturkan, Nakertrans sudah melacak di Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (PPTKI). Namun nama TKW itu tidak ada, sehingga akan terus dilakukan pencarian terhadap TKW itu untuk bisa dibawa ke rumah sakit sesuai instruksi dari Gubernur Sulteng.

“Jika bapak ibu ada juga informasi soal TKW yang pulang dari Hongkong itu, tolong dikabari ke kami, karena keadaannya ada sakit,” tutupnya. [***]

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News