Gubernur Resmikan Pusat Pengembangan Kakao di Kasimbar

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini
Gubernur Longki Djanggola menandatangi prasasti peresmian Pusat Pengembangan Kakao di desa Tovalo, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (24/5/2015). [Foto; Trisno/JurnalSulteng]

Palu, Jurnalsulteng.com- Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola meresmikan Cocoa Development Centre (CDC) yang akan dijadikan sebagai Pusat Pengembangan Kakao di Desa Tovalo Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (24/05/2015).

“Saya menyambut baik upaya PT Mars untuk melakukan pembinaan petani untuk meningkatkan produksi kakao di daerah ini.  Saya berharap, bukan hanya memikirkan peningkatan produksi, tapi bagaimana memikirkan untuk membangun pabrik pengolahan, minimal pabrik bubuk kakao,” ujar Longki Djanggola.

Lihat Juga

Menurut Longki, dengan luas lahan perkebunan kakao di Sulteng yang mencapai 200 ribu hektar, memiliki nilai ekonomis yang baik jika dibangun pabrik pengolahan kakao. “Bisa dimana saja, Palu, parigi atao kabupen laindi Sulteng,” imbuh Longki.

Pusat pengembangan kakao (CDC) yang diresmikan ini merupakan upaya PT Mars Symbioscience Indonesia.

Tantangan gubernur itu tak lain agar kualitas serta nilai ekonomi dari produksi kakao Sulteng semakin meningkat dan lebih baik lagi.

“Kita pernah menjadi penghasil kakao terbesar di Indonesia. Tapi seiring dengan banyaknya hama, produksi kakao Sulteng terus menurun. halk ini karena minimnya petani kakao untuk meningkatkan produksi, mulai dari pemilihan bibit, pupuk serta manajemen,” ungkap Longki.

Menangapi tantangan gubernur itu, Director Mars Global Chocolate, Peter van Grinsven menyatakan siap untuk menindaklanjuti pelkuang yang diberikan Gubernur Longki Djanggola. Tetapi kata Peter, untuk memwujudkan semua itu, perlu dukungan infrastruktur penunjang diantaranya, ketersediaan energi listrik dan pelabuhan.

Sebelumnya, Indonesia Sustainability Manager Mars Indonesia M. Bintoro mengatakan, dibangunnya pusat pengembangan kakao ini untuk memabantu petani kakao  dalam peningkatan produksi.

“Melalui Pusat Pengembangan Kakao, Mars berupaya mengembangkan sistem dengan menjangkau petani secara langsung. Kami juga didukung supervisor handal yang mampu mendemonstrasikan sistem pertanian kakao unggul dan membantu petani, sihingg bisa meningkatkan produksi,” terang Bintoro.

Dijelaskannya,  untuk bisa mencapai produksi yang tinggi, perlu menerapkan tiga hal yakni, penggunaan klon bibit unggul, pupuk yang tepat dan input pertanian dan praktek berkebun yang baik,” kata Bintoro.[***]

Wartawan; Sutrisno
Editor: Agus M

Berita Terkait

Google News